Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

368 Pejabat Fungsional Dilantik, Guru Dominasi Jumlah

Gubernur DKI Jakarta melantik 368 pejabat fungsional, di mana 282 di antaranya adalah guru, dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan pendidikan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 145x dibuka
368 Pejabat Fungsional Dilantik, Guru Dominasi Jumlah📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Gubernur DKI Jakarta secara resmi melantik 368 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas layanan publik melalui penataan sumber daya manusia. Sebanyak 282 orang dari jumlah tersebut merupakan tenaga pendidik, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pendidikan di ibu kota. Pelantikan digelar di Balai Kota Jakarta dan dihadiri langsung oleh pemimpin daerah sebagai bentuk pengakuan terhadap peran strategis aparatur dalam pembangunan kota.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan pertanggungjawaban. Ia menyoroti pentingnya pengawasan diri dan penggunaan kekuasaan secara profesional, terutama dalam konteks pelayanan publik yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik harus mampu menjadi teladan dalam perilaku dan kinerja.

Pemerintah DKI menyebut pendidikan dan kesehatan sebagai dua sektor utama yang mendorong capaian IPM tertinggi di Indonesia, yakni 85,05, yang menempatkan Jakarta sebagai kota pelajar terbaik. Dengan dukungan tenaga fungsional yang kompeten, khususnya guru, diharapkan kualitas pembelajaran dapat terus ditingkatkan. Gubernur menyampaikan apresiasi kepada para pendidik yang telah berkontribusi signifikan terhadap prestasi tersebut.

Di bidang kepegawaian, Pemprov DKI Jakarta berhasil meraih posisi pertama dalam penilaian akreditasi kompetensi ASN oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), khususnya pada batch kedua. Prestasi ini mencerminkan efisiensi dan kualitas manajemen SDM yang telah diperbaiki secara berkelanjutan. Gubernur menegaskan bahwa pencapaian ini tidak mudah diraih dan perlu dipertahankan melalui komitmen kolektif seluruh aparatur.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya