Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

60 Kawasan Industri Baru Siap Dikembangkan Luar Jawa

Pemerintah menyiapkan pengembangan 60 kawasan industri baru di luar Pulau Jawa untuk mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi dan daya saing nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
60 Kawasan Industri Baru Siap Dikembangkan Luar Jawa📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah tengah menyusun strategi pengembangan sekitar 60 kawasan industri baru di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus utama pada daerah di luar Pulau Jawa. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menyeimbangkan distribusi aktivitas industri guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata secara geografis. Tujuannya adalah mengurangi konsentrasi kawasan produksi yang selama ini terpusat di pulau besar, sehingga peluang ekonomi bisa dirasakan di berbagai daerah.

Pengembangan kawasan industri tidak hanya melibatkan penyediaan lahan, tetapi juga perencanaan menyeluruh terhadap infrastruktur pendukung. Ketersediaan listrik, akses pelabuhan, jaringan transportasi, serta pasokan bahan baku menjadi elemen krusial yang harus diprioritaskan sejak awal. Kekurangan salah satu komponen ini dapat menghambat daya tarik investor dan menekan efisiensi operasional perusahaan yang berencana berdiri di kawasan tersebut.

Menteri Perindustrian menekankan bahwa pemerintah memiliki peran sentral dalam memastikan ketersediaan infrastruktur dasar sebagai fondasi utama bagi keberhasilan kawasan industri. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, upaya pengembangan akan sulit berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kawasan industri bukan hanya ditentukan oleh jumlah bangunan, tetapi juga oleh kualitas ekosistem yang dibangun di sekitarnya.

Pengembangan kawasan ini juga diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah, sekaligus memperkuat rantai pasok industri nasional. Pemerintah menekankan pentingnya menyesuaikan lokasi kawasan dengan potensi lokal, baik sumber daya alam maupun keahlian tenaga kerja, agar keberlangsungan industri berkelanjutan. Dengan pendekatan yang holistik, tujuan akhirnya adalah menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya