Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

66 SPBU di Bali Operasikan 24 Jam Hadapi Krisis BBM

Pertamina tingkatkan pasokan dan operasional SPBU di Bali hingga 24 jam nonstop untuk menjamin ketersediaan BBM selama krisis.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 118x dibuka
66 SPBU di Bali Operasikan 24 Jam Hadapi Krisis BBM📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pertamina Patra Niaga mempercepat pemulihan distribusi bahan bakar minyak di Bali dengan menerapkan operasional 24 jam penuh di 66 SPBU strategis. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap tekanan permintaan pasca-krisis pasokan, dengan fokus pada stabilitas pelayanan masyarakat dan kelancaran distribusi di wilayah pulau dewata.

Untuk memastikan kelancaran, Pertamina menaikkan kapasitas stok di Terminal Manggis dan Fuel Terminal Sanggaran hingga mencapai 48 juta liter. Jumlah ini diproyeksikan cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 14 hingga 15 hari ke depan. Pendistribusian didukung oleh 108 mobil tangki dan 465 awak, ditambah 16 unit mobil tangki tambahan yang dikerahkan untuk memperkuat jaringan logistik darat.

Kerja sama dengan Polda Bali menjadi kunci dalam menjaga keamanan pergerakan kendaraan pengangkut BBM. Selain itu, Pertamina melibatkan 100 personel TNI dari Kodam IX/Udayana sebagai tenaga cadangan operasional SPBU, khususnya pada malam hari, untuk menjaga kelancaran pelayanan.

Pemerintah Provinsi Bali menetapkan pembatasan pengisian BBM harian maksimal 20 liter untuk mobil dan 3 liter untuk sepeda motor hingga kondisi pulih. Skema ganjil-genap juga diberlakukan selama tiga hari berturut-turut, mulai 17 hingga 19 Oktober 2026, sebagai upaya mengurangi tekanan pada fasilitas pengisian.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga ketersediaan energi. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli sesuai kebutuhan, dan mematuhi aturan yang berlaku demi mempercepat pemulihan normalitas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya