7 PSE Privat Diberi Tenggat Terakhir Sebelum Blokir
Tujuh penyelenggara sistem elektronik belum daftar ke Komdigi hingga 22 September 2026, dan diberi batas akhir 1 Oktober untuk memenuhi kewajiban atau terancam blokir akses.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 23.00 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengirim surat peringatan tertulis kepada tujuh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang belum menyelesaikan proses pendaftaran hingga batas waktu 22 September 2026. Surat ini menjadi pemberitahuan akhir sebelum penerapan sanksi administratif, termasuk pemutusan akses digital. Komdigi menegaskan bahwa seluruh PSE yang beroperasi di Indonesia wajib mendaftar untuk memastikan kepatuhan hukum dan perlindungan bagi pengguna layanan digital.
Dari 25 PSE yang sebelumnya dikirimi pemberitahuan, 16 telah menyelesaikan pendaftaran secara lengkap. Dua lainnya, Pelita Air dan Shopify, telah menjalin komunikasi dengan pihak regulator dan menyatakan komitmen untuk segera mendaftar. Sementara itu, tujuh entitas lainnya—termasuk aplikasi transportasi, laman web maskapai, dan platform kesehatan—masih dalam status peringatan dan diberi tenggat hingga 1 Oktober 2026 untuk menyelesaikan kewajiban.
Ancaman blokir akan diberlakukan jika ketujuh PSE tersebut tidak menyerahkan dokumen pendaftaran sebelum tenggat akhir. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital menegaskan bahwa tindakan penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan sistematis, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan utamanya adalah menciptakan ekosistem digital yang terstruktur, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Komdigi tetap membuka ruang bagi PSE yang mengalami kendala teknis atau administratif untuk melakukan klarifikasi dan mendapatkan pendampingan. Langkah ini menunjukkan pendekatan yang seimbang antara penegakan aturan dan dukungan terhadap kepatuhan. Pemerintah berkomitmen untuk membangun tata kelola ruang digital nasional yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Huawei Qingyun L420z Siap Lawan MacBook Neo dengan Spesifikasi Unggul
Laptop bisnis Huawei Qingyun L420z hadir dengan layar OLED 2,8K, baterai 70 Wh, dan konektivitas lengkap sebagai penantang langsung MacBook Neo.
27 September 2026

Cek Kondisi Baterai dan Umur HP Android Secara Akurat
Pengguna dapat menilai kesehatan dan sisa umur HP Android melalui fitur bawaan, cek siklus pengisian, serta pantau konsumsi daya dan performa perangkat secara keseluruhan.
27 September 2026

Realme 16 Pro 5G Edisi Harry Potter Resmi Meluncur di Indonesia
Realme meluncurkan edisi khusus smartphone 16 Pro 5G dengan desain dan fitur bertema Hogwarts, dibanderol Rp10.999.000, hadir dalam jumlah terbatas.
27 September 2026

Wamenkomdigi Hargai Jasa Para Pendiri Postel
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital memberikan penghargaan tertinggi kepada para sesepuh postel dalam peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Bandung.
27 September 2026
Berita Lainnya

PSI Soroti Inkonsistensi DPR Soal Pemilu Serentak
Minggu, 27 September 2026, 23.29 WITA

Peringatan Hari Bhakti Postel 2026 Dibuka dengan Konferensi Global dan Aksi Sosial
Minggu, 27 September 2026, 23.28 WITA

Tewas Diduga Tertembak Usai Tawuran, Jenazah Korban Diperiksa di RS Bhayangkara
Minggu, 27 September 2026, 23.23 WITA

Komisi I DPR Minta Evaluasi Komcad Pasca Kematian ASN
Minggu, 27 September 2026, 23.23 WITA

Menteri PU Sidak Langsung ke Sawah Kering Bekasi
Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA

Pria di Bandung Tewaskan Ibu Tiri dengan Setrum dan Pisau
Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA

Koalisi Sipil Desak Hentikan Paksaan ASN Ikut Latihan Militer
Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA

Gontor Tidak Tegur Prabowo Lewat Al-Quran, Stafsus Menag Bantah Hoaks
Minggu, 27 September 2026, 23.21 WITA

