9 Seri Surat Utang Raih Minat Tinggi, Pemerintah Dapatkan Rp34 Triliun
Lelang surat utang negara pada 15 September 2026 menyerap dana segar Rp34 triliun dari total penawaran Rp60,96 triliun, memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2026.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 11.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pada 15 September 2026 berhasil menarik minat investor secara signifikan, dengan total penawaran mencapai Rp60,96 triliun. Angka tersebut melebihi target indikatif sebesar Rp32 triliun hingga 190,5 persen, menunjukkan tingginya permintaan terhadap instrumen keuangan negara dalam mata uang rupiah. Penawaran berasal dari sembilan seri berbeda, meliputi empat seri baru dan lima seri yang dibuka kembali (reopening), dengan dominasi dari obligasi jangka menengah dan panjang.
Dari total penawaran yang masuk, pemerintah berhasil menghimpun dana sebesar Rp34 triliun. Komposisi pemenang lelang terdiri atas SPN01261017 senilai Rp1 triliun, SPN03261216 sebesar Rp1 triliun, SPN12270902 dengan nilai Rp6,4 triliun, serta empat seri FR dengan total penyerapan Rp24,25 triliun. Sisa penawaran yang tidak terpenuhi menunjukkan keterbatasan alokasi, namun tetap mengindikasikan daya tarik pasar terhadap instrumen pemerintah.
Penetapan jumlah pemenang dilakukan berdasarkan keputusan Menteri Keuangan, yang ditegaskan melalui siaran pers DJPPR Kementerian Keuangan pada 16 September 2026. Jumlah yang diterima secara resmi adalah Rp34 triliun, sesuai dengan mekanisme lelang yang berlaku. Seluruh proses dilaksanakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.08/2019, yang mengatur tata cara lelang SUN di pasar perdana domestik.
Pembayaran bagi pemenang lelang ditentukan berdasarkan jenis penawaran. Pemegang penawaran kompetitif membayar sesuai yield yang diajukan, sementara pemenang non-kompetitif dibebankan pada yield rata-rata tertimbang dari penawaran kompetitif yang berhasil. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai target pembiayaan APBN 2026, sekaligus menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

7 Tipe Teman yang Mengancam Stabilitas Keuanganmu
Tidak semua pertemanan mendukung kesehatan finansial; beberapa tipe teman justru memicu pemborosan tanpa disadari.
16 September 2026

Komitmen Investasi Indonesia-China Tembus Rp88,1 Triliun
Kerja sama Two Countries Twin Parks melahirkan komitmen bisnis baru senilai Rp51 triliun, menjadikan total nilai kerja sama mencapai Rp88,1 triliun hingga September 2026.
16 September 2026

Asing Fokus Beli Saham Tambang di Tengah Aksi Jual Bersih
Investor asing mencatat net sell Rp349,3 miliar, namun tetap memperbesar posisi di emiten tambang, terutama ANTN, BUMI, dan AMMN.
16 September 2026

BBRI Tuntaskan Buyback, Serap Dana Rp90,37 Miliar
Bank Rakyat Indonesia menyelesaikan program pembelian kembali saham dengan serapan dana Rp90,37 miliar dalam periode Juni hingga September 2026.
16 September 2026
Berita Lainnya

Maret Paling Banyak Libur Merah di 2027
Rabu, 16 September 2026, 11.46 WITA

9 Makanan yang Tak Boleh Disimpan di Kulkas
Rabu, 16 September 2026, 11.44 WITA

Makanan Sehat yang Dukung Fokus Anak Secara Alami
Rabu, 16 September 2026, 11.44 WITA

<Kunci Hotel dan Amplop Jangan Disimpan Bersamaan>
Rabu, 16 September 2026, 11.44 WITA

Syarat Ketat Angkut Mobil Listrik Naik Kapal
Rabu, 16 September 2026, 11.42 WITA

Yamaha Tunda Peluncuran Motor Listrik di RI
Rabu, 16 September 2026, 11.42 WITA

iPhone 18 Pro dan Duo Resmi Sertifikasi TKDN, Siap Masuk Indonesia
Rabu, 16 September 2026, 11.35 WITA

Perusahaan AI Dorong Pembentukan Badan Standar Independen
Rabu, 16 September 2026, 11.35 WITA


