Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

ADAS Meningkatkan Keselamatan Berkendara di Era Mobil Modern

Teknologi bantuan pengemudi kini menjadi standar di mobil baru karena efektivitasnya dalam mencegah kecelakaan dan mendukung konsentrasi pengemudi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 19.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
ADAS Meningkatkan Keselamatan Berkendara di Era Mobil Modern📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Mobil generasi terbaru kini dilengkapi berbagai sistem pendukung keselamatan yang dirancang untuk memperkuat kewaspadaan pengemudi. Salah satu inovasi utama adalah Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), yang mengintegrasikan sensor, kamera, dan radar untuk membaca kondisi jalan secara real time. Fitur seperti pengereman otomatis saat mendeteksi tabrakan, peringatan keluar jalur, dan pemantau titik buta kini menjadi bagian dari standar pemasangan pada banyak model baru.

Peningkatan ini sejalan dengan perubahan standar pengujian keselamatan global, khususnya dari Euro NCAP yang mulai menerapkan metode baru pada 2026. Pengujian kini tidak hanya menilai perlindungan penumpang saat kecelakaan terjadi, tetapi juga kemampuan kendaraan mencegah insiden sejak awal. Sistem seperti pengereman darurat otomatis dan bantuan pemeliharaan jalur diuji dalam skenario kompleks, termasuk interaksi dengan pejalan kaki dan pesepeda, sehingga produsen terdorong untuk memperkuat fitur keselamatan aktif.

Banyak fitur ADAS dirancang untuk mengurangi beban mental pengemudi, terutama dalam perjalanan jauh atau di kondisi lalu lintas padat. Adaptive Cruise Control memungkinkan kendaraan menyesuaikan kecepatan secara otomatis berdasarkan jarak dengan kendaraan di depan, sementara Lane Centering Assistance membantu menjaga posisi kendaraan di tengah lajur. Meski begitu, pengemudi tetap wajib menjaga konsentrasi dan siap mengambil alih kendali kapan pun diperlukan.

Perkembangan teknologi sensor, termasuk kamera, radar, dan LiDAR, menjadi kunci keberhasilan ADAS dalam membaca lingkungan secara akurat. Kombinasi sensor ini memungkinkan sistem mengenali objek, marka jalan, dan perubahan kondisi jalan secara lebih tepat. Hasil uji Euro NCAP September 2026 menunjukkan bahwa tiga model mobil asal China—AION UT, Geely E2, dan Leapmotor B05—mendapatkan peringkat lima bintang, menunjukkan bahwa keselamatan aktif kini menjadi faktor penting dalam persaingan pasar.

Meskipun canggih, ADAS bukan pengganti pengemudi. Badan pengawas keselamatan jalan raya seperti NHTSA menegaskan bahwa teknologi ini berada pada Level 1 atau Level 2, artinya masih membutuhkan keterlibatan aktif pengemudi. Sistem bisa terbatas dalam kondisi cuaca buruk, marka jalan pudar, atau objek tak terduga. Oleh karena itu, penggunaan ADAS harus disertai kesadaran bahwa mobil tidak dapat dikemudikan sepenuhnya tanpa pengawasan manusia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya