ADB Dorong Reformasi Pasar Keuangan RI dengan Dana US$650 Juta
Asian Development Bank setujui pendanaan US$650 juta untuk memperdalam pasar keuangan Indonesia melalui tiga pilar utama: efisiensi pasar, digitalisasi layanan, dan pembiayaan berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 62x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Asian Development Bank (ADB) secara resmi menyetujui pendanaan tahap pertama dalam Program Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia senilai US$650 juta. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat struktur dan fungsi pasar modal nasional, mempercepat transformasi digital sektor keuangan, serta menciptakan ekosistem yang mendukung investasi hijau dan transisi energi. Pendanaan ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang ADB terhadap stabilitas dan inklusivitas sistem keuangan di kawasan Asia Tenggara.
Program ini berfokus pada tiga area strategis: peningkatan likuiditas pasar melalui dukungan sistem peminjaman efek dan penyediaan likuiditas, pengembangan pasar obligasi yang lebih efisien, serta penguatan kerangka regulasi aset digital dan perlindungan konsumen. Di sisi digital, penguatan standar keamanan siber dan arsitektur keuangan digital akan diperkuat untuk memastikan layanan yang aman dan inklusif bagi masyarakat.
Pada bidang pembiayaan berkelanjutan, program akan memperluas penerapan taksonomi keuangan ramah lingkungan, mempercepat penerbitan instrumen hijau, serta mengurangi hambatan bagi pelaku usaha dalam mengakses pembiayaan transisi. Tujuan utamanya adalah mendorong alih modal dari sektor tradisional ke proyek-proyek yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan ketahanan ekonomi jangka panjang.
Direktur ADB untuk Indonesia, Bobur Alimov, menegaskan bahwa akses ke layanan keuangan yang aman dan terjangkau merupakan kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. Ia menyebut program ini akan memperkuat kapasitas sistem keuangan nasional agar mampu menopang investasi swasta, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung tujuan nasional seperti Visi Indonesia Emas 2045 serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029.
Pada 2025, kapitalisasi pasar saham Indonesia mencapai 66,4% dari PDB, menunjukkan potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Dengan dukungan ADB, Indonesia berharap dapat meningkatkan partisipasi investor, memperluas akses ke pasar modal, serta mengurangi ketergantungan berlebihan pada pembiayaan perbankan tradisional. Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif sebelumnya seperti Financial Market Development and Inclusion Program dan Promoting Innovative Financial Inclusion Program, yang menegaskan peran ADB sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan di kawasan ASEAN.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

