Agen Imigrasi Tembak Warga di New York, Ada Anak di Mobil
Seorang warga terluka akibat tembakan agen Imigrasi AS di New York, saat petugas mengepung mobil yang diklaim sebagai target imigran ilegal dengan catatan kriminal.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 21.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Insiden penembakan terjadi di kawasan Marble Hill, New York City, pada Kamis (8/10) sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Menurut laporan resmi dari Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS, petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) melakukan operasi penegakan hukum terhadap seorang individu yang diduga merupakan imigran ilegal dan memiliki catatan kriminal. Dalam proses pengepungan mobil, salah satu petugas melepaskan tembakan yang mengenai sasaran.
Korban dikabarkan masih dalam kondisi hidup dan dirawat di rumah sakit setempat. Kementerian Keamanan Dalam Negeri tidak merilis identitas korban atau menyertakan bukti konkret terkait tuduhan keterlibatan dalam geng atau pelanggaran kriminal sebelumnya. Klaim tersebut muncul tanpa pendukung fakta yang dapat diverifikasi, menimbulkan kekhawatiran atas transparansi dan akuntabilitas operasi ICE.
Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan yang tidak dapat diterima. Ia menyatakan bahwa insiden ini mencerminkan ancaman terhadap keamanan warga sipil, terutama anak-anak yang turut berada di dalam kendaraan saat kejadian. Mamdani menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan membiarkan operasi federal mengintimidasi komunitas lokal.
Ia menyatakan kesiapan untuk mengadakan pertemuan langsung dengan Presiden AS Donald Trump guna menuntut penghentian segala bentuk operasi penegakan hukum ICE di wilayah kota. Pernyataan tersebut menjadi respons tegas terhadap praktik penegakan hukum yang dinilai terlalu ekstrem dan berpotensi melukai warga sipil, terutama yang tidak terlibat dalam aktivitas kriminal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

AS Siarkan Langsung Eksekusi Mati Mantan Prajurit Pengkhianat
Amerika Serikat akan menyiarkan secara langsung eksekusi mati terhadap Nidal Hasan, mantan tentara yang membunuh 13 orang di Fort Hood pada 2009, sebagai bagian dari kebijakan hukuman publik.
9 Oktober 2026

Pria Ditangkap di Miami Karena Selundupkan 10 Burung Hidup dalam Celana Dalam
Seorang warga Kuba yang tinggal secara sah di AS ditangkap di Bandara Miami karena menyelundupkan 10 burung hidup tersembunyi di dalam pakaian dalamnya.
9 Oktober 2026

Napi Perempuan Selamat dari Eksekusi Mati Dua Kali di Tennessee
Seorang narapidana perempuan di Tennessee, Christa Pike, bertahan hidup setelah dua suntikan mematikan gagal menghentikan jantungnya dalam proses eksekusi yang berlangsung pada 30 September.
9 Oktober 2026

Billy Syahputra Siap Tuntut Pelaku Sebar Video Anaknya
Presenter Billy Syahputra akan melaporkan pihak yang menyebarkan rekaman video berisi wajah anaknya di media sosial, karena dinilai melanggar privasi dan hukum perlindungan data pribadi.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

A7X Siap Guncang Jakarta dengan Konser Spektakuler
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.30 WITA

Wristband Konser A7X di JIS Harus Dipertukarkan Sebelum Hari H
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.29 WITA

Rupiah Menguat ke Rp17.899 di Akhir Pekan
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Honda Perkenalkan Sistem Hybrid Baru dengan Nama Seragam Global
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Pemerintah Cairkan Rp20 Triliun untuk Stabilkan BPJS Kesehatan
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Digitalisasi Haji Dimulai dari Data Kependudukan Nasional
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.14 WITA

KH Ismail Ghofur Bantah Hadir di Kegiatan di MPR RI
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.14 WITA
Bobby Nasution Jaga Konsistensi sebagai Kader Gerindra
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.14 WITA

