Napi Perempuan Selamat dari Eksekusi Mati Dua Kali di Tennessee
Seorang narapidana perempuan di Tennessee, Christa Pike, bertahan hidup setelah dua suntikan mematikan gagal menghentikan jantungnya dalam proses eksekusi yang berlangsung pada 30 September.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 21.17 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Christa Pike, narapidana yang divonis hukuman mati karena pembunuhan berencana terhadap teman sekelasnya pada 1995, berhasil bertahan hidup setelah dua kali menerima suntikan mematikan di penjara Tennessee. Peristiwa tersebut terjadi pada malam 30 September, setelah proses eksekusi sempat tertunda akibat gugatan hukum di pengadilan banding federal. Suntikan pertama dengan dosis standar pentobarbital tidak berhasil menghentikan denyut jantungnya, dan suntikan kedua yang diberikan sesuai protokol pun gagal mematikannya.
Pihak penjara dan saksi yang hadir melaporkan bahwa Pike masih menunjukkan tanda-tanda kesadaran, termasuk bernapas keras, mendengkur, serta terdengar menangis dan merintih selama proses eksekusi. Kondisi ini memicu kegawatdaruratan medis, dan Pike segera dibawa ke rumah sakit untuk penanganan darurat. Luka bakar pada lengan dan pembengkakan kulit yang muncul setelah eksekusi menunjukkan adanya komplikasi fisiologis yang serius.
Pihak pengacara Pike menegaskan bahwa kliennya menderita trombositosis, yaitu kondisi medis di mana jumlah keping darah dalam darah jauh melampaui batas normal, yang berpotensi menyebabkan pembekuan darah dan menghambat penyerapan zat kimia dari suntikan. Mereka sebelumnya telah mengajukan permohonan penggantian hukuman mati dengan hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat, menekankan risiko medis yang tinggi terkait pelaksanaan eksekusi.
Setelah perawatan intensif, Pike dilaporkan sudah sadar dan mampu berjalan dengan bantuan di ruangan perawatannya pada 6 Oktober. Meski demikian, belum ada informasi lengkap mengenai kondisi kesehatannya secara menyeluruh atau kemungkinan dampak jangka panjang dari insiden tersebut. Penyelidikan sedang berlangsung untuk mengetahui penyebab kegagalan eksekusi, sementara Komisaris Departemen Pemasyarakatan Tennessee, Frank Strada, mengundurkan diri sebagai respons atas kejadian ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

AS Siarkan Langsung Eksekusi Mati Mantan Prajurit Pengkhianat
Amerika Serikat akan menyiarkan secara langsung eksekusi mati terhadap Nidal Hasan, mantan tentara yang membunuh 13 orang di Fort Hood pada 2009, sebagai bagian dari kebijakan hukuman publik.
9 Oktober 2026

Pria Ditangkap di Miami Karena Selundupkan 10 Burung Hidup dalam Celana Dalam
Seorang warga Kuba yang tinggal secara sah di AS ditangkap di Bandara Miami karena menyelundupkan 10 burung hidup tersembunyi di dalam pakaian dalamnya.
9 Oktober 2026

Agen Imigrasi Tembak Warga di New York, Ada Anak di Mobil
Seorang warga terluka akibat tembakan agen Imigrasi AS di New York, saat petugas mengepung mobil yang diklaim sebagai target imigran ilegal dengan catatan kriminal.
9 Oktober 2026

Billy Syahputra Siap Tuntut Pelaku Sebar Video Anaknya
Presenter Billy Syahputra akan melaporkan pihak yang menyebarkan rekaman video berisi wajah anaknya di media sosial, karena dinilai melanggar privasi dan hukum perlindungan data pribadi.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

A7X Siap Guncang Jakarta dengan Konser Spektakuler
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.30 WITA

Wristband Konser A7X di JIS Harus Dipertukarkan Sebelum Hari H
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.29 WITA

Rupiah Menguat ke Rp17.899 di Akhir Pekan
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Honda Perkenalkan Sistem Hybrid Baru dengan Nama Seragam Global
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Pemerintah Cairkan Rp20 Triliun untuk Stabilkan BPJS Kesehatan
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Digitalisasi Haji Dimulai dari Data Kependudukan Nasional
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.14 WITA

KH Ismail Ghofur Bantah Hadir di Kegiatan di MPR RI
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.14 WITA
Bobby Nasution Jaga Konsistensi sebagai Kader Gerindra
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.14 WITA

