Bobby Nasution Jaga Konsistensi sebagai Kader Gerindra
Gubernur Sumut Bobby Nasution tegaskan setia pada Partai Gerindra meski mertuanya resmi bergabung dengan PSI sejak 2025.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 21.14 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan kembali komitmennya sebagai kader Partai Gerindra meski hubungan keluarganya dengan mantan Presiden Joko Widodo menunjukkan pergeseran politik yang mencatatkan keanggotaan Jokowi di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak 14 Oktober 2025. Dalam pernyataan terbaru, ia menekankan bahwa posisi politik pribadi tidak terganggu oleh dinamika keanggotaan keluarga, termasuk di tingkat nasional.
Bobby menyampaikan bahwa keberadaan Jokowi sebagai anggota PSI tidak memengaruhi solidaritas politik yang selama ini dibangun dengan berbagai partai pendukungnya, termasuk Gerindra. Ia menegaskan bahwa dukungan politik bukanlah monopoli satu partai, melainkan bagian dari kerja sama strategis yang dinamis dan berbasis kepercayaan. “Dukungan bisa datang dari siapa saja, asal selaras dengan tujuan bersama,” ujarnya.
Pernyataan ini disampaikan menyusul pengungkapan Jokowi atas keanggotaannya di PSI saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Bandung, yang turut disertai penunjukan kartu tanda anggota (KTA) dengan nomor S337220257777777. Jokowi menegaskan keanggotaan tersebut telah berlangsung selama satu tahun dan dimaksudkan untuk memperjelas posisinya di struktur internal PSI, mulai dari tingkat pusat hingga ranting.
Meski demikian, Bobby menegaskan tidak ada perubahan dalam loyalitas politiknya. Ia menilai bahwa perbedaan partai tidak otomatis menghapus hubungan politik atau kepercayaan yang telah terbangun selama masa kampanye dan pemerintahan bersama. Ia menilai bahwa dinamika seperti ini justru menunjukkan kematangan politik dalam sistem demokrasi yang memungkinkan perbedaan tetap eksis tanpa merusak solidaritas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Digitalisasi Haji Dimulai dari Data Kependudukan Nasional
Pemerintah memperkuat verifikasi jemaah haji melalui integrasi data kependudukan berbasis biometrik, didukung oleh Surat Edaran Bersama tiga kementerian.
9 Oktober 2026

KH Ismail Ghofur Bantah Hadir di Kegiatan di MPR RI
Rais Syuriyah PWNU Kalbar menegaskan tidak pernah menghadiri Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni IKAPETE di Gedung MPR RI serta pertemuan di Hotel Royal Kuningan pada 8 Agustus 2026.
9 Oktober 2026

Yusril Menolak Berkomentar soal Ijazah Gibran karena Atasan Langsung
Menteri Koordinator Hukum menegaskan tidak layak berkomentar terkait putusan MK soal ijazah Wakil Presiden, mengingat posisinya sebagai bawahan dalam struktur kabinet.
9 Oktober 2026

Kemendagri Perkuat Kepastian Hukum Lewat Harmonisasi Regulasi Awal
Kemendagri gencar mendorong harmonisasi regulasi sejak tahap perencanaan untuk kurangi tumpang tindih dan tingkatkan iklim usaha di daerah.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

A7X Siap Guncang Jakarta dengan Konser Spektakuler
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.30 WITA

Wristband Konser A7X di JIS Harus Dipertukarkan Sebelum Hari H
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.29 WITA

AS Siarkan Langsung Eksekusi Mati Mantan Prajurit Pengkhianat
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.18 WITA

Pria Ditangkap di Miami Karena Selundupkan 10 Burung Hidup dalam Celana Dalam
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.17 WITA

Napi Perempuan Selamat dari Eksekusi Mati Dua Kali di Tennessee
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.17 WITA

Agen Imigrasi Tembak Warga di New York, Ada Anak di Mobil
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.16 WITA

Rupiah Menguat ke Rp17.899 di Akhir Pekan
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

Honda Perkenalkan Sistem Hybrid Baru dengan Nama Seragam Global
Jumat, 9 Oktober 2026, 21.15 WITA

