Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Alim Setiawan Slamet Resmi Jabat Wamentan, Pimpin Transformasi Sektor Pertanian

Alim Setiawan Slamet dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian oleh Presiden Prabowo Subianto, menggantikan peran sebelumnya sebagai rektor IPB University dengan rekam jejak akademik dan kepemimpinan kuat di bidang agribisnis dan manajemen pertanian.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
Alim Setiawan Slamet Resmi Jabat Wamentan, Pimpin Transformasi Sektor Pertanian📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Alim Setiawan Slamet secara resmi menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian dalam kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dilantik di Istana Negara pada Kamis, 15 Oktober. Pelantikan ini menambah jumlah wakil menteri di Kementerian Pertanian menjadi dua, dengan Alim bersinergi dengan Menteri Andi Amran Sulaiman dalam menjalankan tugas strategis di sektor pertanian nasional. Posisi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi kebijakan pertanian berbasis riset dan inovasi.

Latar belakang akademik Alim menunjukkan kompetensi mendalam di bidang agribisnis dan manajemen pertanian. Ia lahir di Demak, Jawa Tengah, pada 27 Februari 1982, dan telah membangun karier panjang di lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB University). Sejak awal, Alim berdedikasi pada pengembangan sistem pertanian berkelanjutan, dengan spesialisasi di manajemen strategis, rantai pasok, serta pemasaran produk pertanian. Pendidikannya dimulai dari sarjana dan magister di Teknologi Industri Pertanian, IPB, dilanjutkan dengan gelar doktor di bidang Agribusiness and Agricultural Economics dari Universitas Ehime, Jepang.

Sebelum menjabat sebagai Wamentan, Alim menjabat sebagai Rektor IPB University, dengan pengalaman kepemimpinan dalam berbagai peran strategis di kampus, termasuk Asisten Rektor, Kepala Sekretariat Rektor, Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier, hingga Wakil Rektor bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur. Di posisi tersebut, ia memimpin perbaikan infrastruktur dan penguatan kapasitas akademik serta kewirausahaan mahasiswa, sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam pengembangan pertanian berbasis teknologi.

Pelantikannya sebagai Wamentan menandai transisi dari dunia akademik ke ranah kebijakan publik dengan tujuan mendorong transformasi pertanian nasional melalui pendekatan berbasis data, inovasi, dan keberlanjutan. Perannya kini fokus pada percepatan produksi pangan, peningkatan nilai tambah produk pertanian, serta penguatan kemitraan antara sektor akademik, industri, dan petani. Dengan pengalaman luas di dunia pertanian dan manajemen, Alim berkomitmen memperkuat sistem pertanian yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya