Anak Diduga Pelaku Kekerasan di Surabaya Diperiksa di RS Jiwa
Seorang anak berusia 10 tahun yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan fatal terhadap temannya dengan disabilitas intelektual kini menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSJ Menur Surabaya.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 26x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Seorang remaja yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap bocah berkebutuhan khusus berusia 10 tahun di Rungkut, Surabaya, kini menjalani penilaian psikologis di Rumah Sakit Jiwa Menur. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari proses hukum yang berjalan secara khusus, mengingat terduga pelaku juga masih berstatus anak. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati, memastikan bahwa penanganan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum harus mempertimbangkan aspek kesehatan jiwa secara menyeluruh.
Hasil pemeriksaan dari RSJ Menur akan menjadi dasar utama bagi aparat penegak hukum dalam menentukan langkah hukum selanjutnya. Ida menegaskan bahwa prosedur pemeriksaan kejiwaan merupakan kewajiban yang harus dipenuhi guna menjamin hak anak sesuai regulasi perlindungan anak. Selain itu, pemerintah kota juga telah menerjunkan tim pendamping bagi keluarga korban maupun keluarga terduga pelaku, karena keduanya masih dalam usia anak-anak dan membutuhkan dukungan psikososial.
Kasus ini bermula dari penemuan mayat Z, bocah dengan disabilitas intelektual yang menggunakan kursi roda, dalam kondisi tidak wajar di teras rumahnya pada 12 September 2026. Ia ditemukan dengan wajah membiru, tali sepatu melilit leher, serta bercak menyerupai sabun colek di mulut. Diduga kuat, insiden ini melibatkan dua anak tetangga yang tercatat dalam rekaman CCTV yang menunjukkan aktivitas mencurigakan sebelum kejadian. Laporan polisi telah terdaftar dengan nomor LP/B/1843/IX/2026/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur.
Pemerintah Kota Surabaya menekankan pentingnya pencegahan serupa melalui kerja sama lintas sektor, termasuk penguatan edukasi perlindungan anak di sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Ida mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tanda-tanda kekerasan atau perundungan, terutama terhadap anak-anak yang memiliki keterbatasan. Ia menekankan bahwa melaporkan dugaan kekerasan merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk menjamin keamanan dan kenyamanan tumbuh kembang anak di semua lapisan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Hakim Batalkan Vonis Kartel Bunga, AFPI Soroti Kepatuhan Regulator
Putusan pengadilan membatalkan dakwaan kartel bunga terhadap platform pinjaman daring, dengan menilai kepatuhan terhadap arahan OJK sebagai dasar operasional yang sah.
24 Oktober 2026

Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan
Sebuah bangunan bersejarah milik Adolf Hitler di pegunungan Alpen terbakar, dengan satu orang ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung.
24 Oktober 2026

Unjuk Rasa Massal Guncang Prancis, 135 Orang Ditangkap
Aksi protes besar-besaran di berbagai kota Prancis menewaskan 135 orang ditangkap, menyusul kemarahan sosial terhadap kebijakan pemerintah dan aksi kongres partai sayap kanan.
24 Oktober 2026

Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme
Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin rapat CTIF Council di Singapura, perkuat sinergi intelijen sembilan negara hadapi ancaman terorisme sekaligus peringati lima tahun berdirinya fasilitas kolaborasi tersebut.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

