Anak Kecanduan Rokok? Ini Langkah Nyata yang Bisa Dilakukan Orang Tua
Orang tua perlu menghindari larangan keras dan memilih pendekatan emosional, edukatif, serta kolaboratif untuk bantu anak berhenti merokok secara bertahap.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kecanduan merokok pada anak dan remaja bukan sekadar kebiasaan, melainkan tantangan kesehatan yang memerlukan respons serius dari lingkungan keluarga. Nikotin yang terkandung dalam rokok memiliki potensi menimbulkan ketergantungan bahkan sejak usia dini, sehingga penanganan harus dilakukan dengan pendekatan yang memahami akar masalah, bukan hanya menekan perilaku. Salah satu pemicu utama muncul dari tekanan sosial, terutama dari teman sebaya yang menganggap merokok sebagai simbol kedewasaan atau penerimaan dalam kelompok.
Pendekatan yang efektif dimulai dari komunikasi terbuka tanpa menghakimi. Orang tua perlu mendengarkan alasan anak memulai merokok—entah karena penasaran, pengaruh teman, atau ingin menunjukkan ketahanan—dengan sikap yang tenang dan tidak menghakimi. Dalam proses ini, penting untuk menegaskan bahwa merokok tidak diterima karena dampaknya terhadap kesehatan paru-paru, sistem pernapasan, dan risiko penyakit kronis di masa depan. Penjelasan yang konkret, seperti penurunan daya tahan tubuh atau bau asap yang sulit hilang dari pakaian, dapat membantu anak memahami konsekuensi secara nyata.
Menghadapi tekanan dari lingkungan pertemanan, orang tua harus membantu anak melatih kemampuan menolak tawaran rokok dengan kalimat tegas namun sopan, seperti “Saya enggak tertarik.” Selain itu, dorong anak untuk terlibat dalam aktivitas positif seperti olahraga, seni, atau kegiatan ekstrakurikuler yang bisa mengalihkan perhatian dari kebiasaan merokok. Kehadiran aturan jelas di rumah—seperti larangan merokok di dalam ruangan atau di dekat anak—juga perlu disertai konsistensi tanpa ancaman, serta menjadi teladan dengan tidak merokok di depan anak.
Proses berhenti merokok bukan hal yang instan dan seringkali diikuti oleh keinginan kembali yang kuat. Orang tua perlu mendampingi anak dalam menentukan target berhenti, mengenali situasi pemicu seperti stres atau kebosanan, serta mencari aktivitas pengganti yang menyenangkan. Konsultasi dengan tenaga kesehatan, seperti dokter anak atau konselor, sangat direkomendasikan untuk memastikan pendekatan yang sesuai dengan usia dan kondisi psikologis anak. Pendekatan berbasis konseling dan dukungan medis terbukti lebih efektif dibandingkan intervensi yang bersifat hukum atau emosional semata.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gaya Kepemimpinan Luthfi Dapat Pujian Akademisi
Akademisi menilai kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi humanis, kolaboratif, dan berbasis solusi, dengan keterlibatan perguruan tinggi dalam perumusan kebijakan daerah.
24 Oktober 2026

Ancol Tantang Rekor MURI Lewat Estafet Renang 24 Jam dan Bendera Merah Putih 360 Meter
Atlantis Water Adventure Ancol gelar dua aksi pemecahan rekor MURI dalam perayaan Hari Renang Sedunia, melibatkan estafet renang nonstop dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter.
24 Oktober 2026

Bedah Rumah di Kampung Ambon Dorong Pemulihan Secara Komprehensif
Program bedah rumah di Kampung Ambon menjadi strategi integratif untuk menekan peredaran narkoba melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
24 Oktober 2026

Dua Wakil Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters 2026
Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tersingkir dari semifinal Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari lawan dari Hong Kong dan China.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

