Anggaran Terbatas Ubah Strategi Operasional Basarnas
Pemangkasan anggaran perjalanan dinas memaksa Basarnas menyesuaikan pola operasional, meski mobilitas tetap krusial untuk respons bencana dan kecelakaan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 19.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kondisi keuangan yang terbatas akibat pemangkasan anggaran perjalanan dinas kini mengubah cara kerja Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Sebagai lembaga operasional yang bergerak langsung ke lokasi kejadian, mobilitas personel menjadi aspek kunci dalam setiap operasi pencarian dan pertolongan. Namun, pengurangan dana perjalanan dinas memaksa penyesuaian strategi agar tetap menjaga efektivitas respons di lapangan.
Dalam rapat dengan Komisi V DPR RI pada 1 September 2026, Kepala Basarnas Mohammad Syafii menegaskan bahwa perjalanan dinas bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan bagian integral dari fungsi operasional. Ia menekankan bahwa setiap operasi memerlukan kehadiran tim di lokasi, baik untuk evakuasi maupun koordinasi lintas instansi, yang hanya bisa dilakukan melalui mobilitas. Tanpa dukungan anggaran yang memadai, kesiapan operasional terancam terganggu.
Sejak Januari hingga Agustus 2026, Basarnas telah menyelesaikan 1.971 operasi SAR di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah ini mencerminkan tingginya intensitas kejadian yang membutuhkan intervensi cepat dan terkoordinasi. Dengan beban kerja yang tinggi, penyesuaian anggaran harus dilakukan secara selektif, dengan fokus utama pada kebutuhan operasional langsung, seperti peralatan lapangan, komunikasi, dan kesiapan personel.
Untuk tahun anggaran 2027, kebutuhan anggaran Basarnas mencapai Rp3,86 triliun, sementara pagu yang disetujui hanya sebesar Rp1,56 triliun. Selisih ini menciptakan backlog sekitar Rp2,29 triliun, yang menimbulkan tekanan besar terhadap alokasi sumber daya. Dalam konteks ini, Basarnas memohon dukungan penuh dari DPR RI, khususnya Komisi V, agar prioritas anggaran tetap mengakomodasi tugas inti, terutama dalam pelaksanaan operasi dan kesiapsiagaan SAR.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan penghargaan dan dukungan penuh terhadap Suahasil Nazara yang resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan, menekankan pentingnya reformasi fiskal dan transparansi anggaran.
14 September 2026

Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Naik Pangkat Jadi Pengganti Purbaya
Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dan menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada 14 September 2026.
14 September 2026

Pelantikan Menteri Keuangan RI Dilangsungkan 15 September 2026
Kemenkeu resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa, 15 September 2026, di Gedung Juanda, Jakarta.
14 September 2026

RI Dorong Penguatan Transaksi Lokal di BRICS
Indonesia mendorong penguatan penggunaan mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara dalam forum BRICS di Mumbai, 2026.
14 September 2026
Berita Lainnya

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pabrik Baterai EV Karawang Resmi Beroperasi Juli 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA

AI dan Interoperabilitas Jadi Fondasi Transformasi Kesehatan Digital
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA


