Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Antrean BBM di Bali Diselesaikan dengan Operasi 24 Jam dan Penambahan Pasokan

PT Pertamina menangani antrean panjang BBM di Bali melalui peningkatan pasokan, operasional SPBU 24 jam, dan transparansi informasi, sambil meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 09.12 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 42x dibuka
Antrean BBM di Bali Diselesaikan dengan Operasi 24 Jam dan Penambahan Pasokan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kendala distribusi bahan bakar minyak di Bali dalam beberapa hari terakhir disebabkan oleh gangguan teknis pada salah satu kapal pengangkut saat proses bongkar muat logistik. Keterlambatan penyeberangan kapal, yang seharusnya berlangsung pada Senin pagi pukul 06.30, terjadi hingga malam hari pukul 22.00, mengganggu alur distribusi ke SPBU di seluruh wilayah. Peristiwa ini diperparah dengan lonjakan permintaan terhadap BBM bersubsidi, khususnya Pertalite, akibat selisih harga yang signifikan antara pasar resmi dan ilegal.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengakui bahwa peningkatan konsumsi masyarakat merupakan faktor pendukung, namun menegaskan bahwa hal itu bukan pembenaran atas ketidaktersediaan pasokan. Ia menyampaikan permohonan maaf resmi kepada seluruh warga Bali atas ketidaknyamanan yang dialami, terutama di SPBU-SPBU yang mengalami antrean panjang. Permintaan maaf disampaikan langsung usai rapat dengan Gubernur Bali di Denpasar.

Sebagai respons cepat, Pertamina bersama Pertamina Patra Niaga segera mengeksekusi langkah penanganan. Salah satu upaya utama adalah memperkuat pasokan melalui penambahan armada kapal dan peninjauan langsung ke lokasi penyandaran kapal tanker. Distribusi dari depot ke jaringan SPBU dipercepat, sementara sejumlah SPBU strategis di Denpasar dan Badung diubah menjadi layanan 24 jam. Rencananya, operasional 24 jam akan diperluas ke Tabanan dan Gianyar dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

Seluruh SPBU diperintahkan untuk memasang pengumuman terkait ketersediaan stok dan status operasional secara real-time. Tujuannya adalah memberikan transparansi kepada masyarakat agar dapat mengatur waktu pengisian bahan bakar secara lebih efisien dan menghindari antrean berulang. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI dan semangat Danantara yang menekankan pentingnya pelayanan publik yang prima dari BUMN.

Simon menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan energi di seluruh wilayah, khususnya di kawasan pariwisata seperti Bali. Ia mengapresiasi dukungan masyarakat dan menegaskan bahwa upaya perbaikan akan terus dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tetap stabil dan dapat diakses tanpa hambatan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya