AS Larang Akses AI China ke Jaringan Pemerintah Sipil
Amerika Serikat melarang penggunaan perangkat lunak DeepSeek di jaringan badan sipil federal akibat kekhawatiran spionase dan risiko keamanan siber.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 23.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Amerika Serikat telah mengeluarkan kebijakan pelarangan akses terhadap platform kecerdasan buatan asal Tiongkok, Hangzhou DeepSeek, dari seluruh jaringan sistem sipil pemerintah federal. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap ancaman keamanan siber yang dianggap signifikan, terutama dalam konteks ketegangan geopolitik yang terus memburuk antara Washington dan Beijing. Larangan ini mencakup semua perangkat lunak, aplikasi pihak ketiga, serta infrastruktur pendukung yang berbasis pada teknologi DeepSeek.
Penilaian resmi dari Departemen Keamanan Dalam Negeri menyebutkan bahwa model AI DeepSeek membuka celah potensial bagi intersepsi data sensitif. Salah satu alasan utamanya adalah lokasi server yang berada di Tiongkok, di mana hukum lokal memberikan akses luas kepada lembaga intelijen dan siber negara terhadap data perusahaan swasta. Khususnya, kemampuan platform untuk menangani kueri interaktif dikhawatirkan bisa menjadi sarana bagi pihak asing untuk mengakses informasi operasional pemerintah yang bersifat kritis.
Dalam arahan resmi, disebutkan bahwa analisis independen menemukan kerentanan kritis dalam perangkat lunak seluler milik perusahaan tersebut, termasuk risiko pengambilan sidik jari digital pengguna. Selain itu, adanya transmisi data ke Tiongkok dinilai berpotensi menghasilkan intelijen yang dapat digunakan untuk melacak warga Amerika atau memantau program pemerintah. Sebagai tindak lanjut, seluruh instansi pemerintah sipil diwajibkan untuk segera menghapus semua produk DeepSeek dalam waktu yang ditentukan.
Pengecualian terhadap larangan ini hanya dapat diajukan secara tertulis oleh instansi yang membutuhkan fungsi kritis, dengan masa tenggat 60 hari melalui Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA). Selama masa transisi, lembaga terkait diminta menerapkan langkah-langkah keamanan sementara seperti pemantauan intensif terhadap aktivitas jaringan, pengendalian ketat terhadap transfer data keluar, serta pencatatan lengkap setiap interaksi sistem. Di sisi lain, Tiongkok menyatakan keberatan terhadap kebijakan tersebut, menegaskan bahwa penyalahgunaan konsep keamanan nasional untuk menekan perusahaan asing merupakan bentuk politisasi teknologi yang tidak pantas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026

Microsoft Perkenalkan Layanan Berlangganan Waktu Bermain Xbox Cloud
Microsoft meluncurkan Xbox Cloud Playtime, layanan streaming game berbasis pembelian durasi waktu tanpa wajib langganan Game Pass, mulai November 2026.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

