Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026

Kreator makanan Nex Carlos menikmati beragam sajian unik dari Festival Jajanan Bango 2026, menyoroti keberhasilan paduan rasa lokal dan global dalam kreasi kuliner modern.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kreator konten makanan Nex Carlos hadir dalam Festival Jajanan Bango (FJB) 2026 yang berlangsung di Hutan Kota GBK, Jakarta Pusat, untuk mencicipi berbagai inovasi kuliner dari pelaku usaha mikro dan menengah. Ia menyempatkan waktu menikmati beragam makanan seperti ayam goreng bumbu The Fred's Chicken, Cimol Bojot AA dengan varian Misdaseum, Kupat Tahu Gempol, serta roti Foccacya Bakehouse yang menawarkan perpaduan unik. Setiap sajian, menurutnya, menunjukkan transformasi kreatif dari tradisi rasa Indonesia ke arah yang lebih modern dan kompleks.

Ia mengapresiasi keberanian pelaku usaha dalam menggabungkan cita rasa asing dengan bahan lokal, terutama dalam ayam goreng yang dibumbui dengan kecap manis dan sentuhan karamel. “Rasanya tidak lagi murni luar, tapi punya karakter khas Indonesia—pedas, manis, dan sedikit asam, seperti makanan rumahan yang diperkaya,” ujarnya. Ia juga menyebut saus kecap yang digunakan pada Kupat Tahu dan Cimol telah diolah menjadi saus berlapis, memperkaya tekstur dan rasa tanpa menghilangkan esensi tradisional.

Salah satu yang paling menarik perhatiannya adalah Foccacya Bakehouse yang menghadirkan roti dengan isian nasi goreng, sebuah terobosan yang menggantikan karbohidrat berbasis nasi dengan roti. “Ini keren banget. Dari Prancis, tapi dibawa ke nasi goreng. Mungkin bukan semua suka, tapi saya masih lebih nyaman dengan rasa asli Indonesia,” katanya, menegaskan preferensinya terhadap makanan tradisional meski menghargai inovasi.

Festival yang telah berlangsung sejak 2005 ini kali ini menampilkan lebih dari 50 stan dengan empat kategori utama: Kreasi Asli Indonesia, Kreasi Fusion, Kreasi Bites, dan Kreasi Dessert & Drinks. Penyajian seperti tempe orek tiramisu, es cendol khas Kecap Bango, butterscotch Mallika, hingga soy caramel cheesecake salt bread menunjukkan keragaman dan kreativitas pelaku UMKM dalam menghadirkan rasa yang baru tanpa kehilangan identitas lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya