Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Operasi gabungan di Jayapura menyita 10 kilogram ganja, senjata api, dan senjata tajam, serta menangkap 10 orang, termasuk warga negara Papua Nugini.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Tim gabungan dari Direktorat Resnarkoba Polda Papua dan BNN Papua berhasil menekan aktivitas peredaran narkoba melalui Operasi Sarang Narkoba (OSN) 2026 di Kampung Vietnam, Jayapura Selatan. Operasi yang dimulai pagi hari sekitar pukul 05.00 WIT ini menghasilkan pengamanan terhadap dua senapan angin, satu air softgun, serta sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan untuk pengawasan atau pengancaman.
Selain alat kekerasan, penyitaan juga mencakup ganja seberat 10 kilogram, minuman beralkohol merk Singaraja, dan berbagai barang bukti pendukung lainnya. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan warga negara asing asal Papua Nugini, yang kini menjadi fokus penyelidikan lebih lanjut terkait jaringan penyelundupan.
Operasi ini dilakukan dengan pendekatan terpadu, melibatkan personel Brimob Polda Papua, Sabhara, Ditpolairud, serta Polresta Jayapura. Saat melakukan penggeledahan, salah satu tersangka sempat melarikan diri menuju perairan, namun berhasil ditangkap setelah upaya pengejaran oleh tim khusus. Semua terduga pelaku dan barang bukti kini diamankan di Polda Papua untuk proses hukum.
Sebelumnya, tim juga telah mengamankan 20 kilogram ganja dari dua lokasi berbeda, yang kini disimpan di Mapolda Papua. Dengan hasil ini, pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk terus menggencarkan penindakan terhadap peredaran narkoba, terutama di wilayah perbatasan yang rentan disusupi jaringan ilegal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat membatalkan putusan KPPU terhadap 97 penyelenggara pinjaman daring karena dinilai melanggar doktrin tindakan negara dan tidak memenuhi kriteria pasar bersangkutan.
24 Oktober 2026

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Presiden Lee Jae Myung memicu kontroversi dengan mengacu pada respons AI Gemini untuk membela kehadiran kepala lembaga investigasi dalam rapat kabinet, memicu reaksi keras dari oposisi.
24 Oktober 2026

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Menteri Koordinator Hukum menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap wacana perubahan definisi korupsi yang disampaikan Dewan Ekonomi Nasional.
24 Oktober 2026

Orang Tua Diduga WNI Diduga Lakukan Kekerasan pada Anak di Lift Hotel Malaysia
Video rekaman CCTV yang menampilkan kekerasan terhadap anak di lift hotel Malaysia viral, diduga melibatkan orang tua berkebangsaan Indonesia yang sedang berlibur.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

