Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Trump Desak Omar Mundur Gara-Gara Nama Lain di Dilantik

Donald Trump menuntut anggota DPR Ilhan Omar mundur dari Kongres dengan tuduhan menggunakan nama palsu saat dilantik, meski tidak ada bukti hukum yang mendukung klaim tersebut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Trump Desak Omar Mundur Gara-Gara Nama Lain di Dilantik📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu kontroversi dengan menyerukan pengunduran diri anggota DPR Ilhan Omar, menudingnya telah menggunakan identitas palsu saat dilantik sebagai anggota Kongres. Pernyataan itu disampaikan melalui platform Truth Social pada Kamis (22/10), di mana Trump menyebut nama asli Omar adalah Ilhan Nur Said Elmi, dan menyoroti kesamaan nama belakang dengan mantan suaminya, Ahmed Nur Said Elmi. Ia menyatakan bahwa penggunaan nama berbeda di depan publik merupakan bentuk penipuan identitas yang harus diakhiri dengan pengunduran diri.

Trump menekankan bahwa ia memandang kasus ini sebagai masalah serius yang harus ditangani oleh Ketua DPR Mike Johnson, yang diminta mengakui bahwa kursi Omar telah kosong. Namun, Omar sendiri tidak pernah mengakui adanya kebohongan dalam identitasnya, dan hingga kini tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan ia melakukan penipuan identitas. Kepemimpinan politiknya tetap diakui oleh institusi legislatif Amerika Serikat.

Dokumen pengadilan yang diajukan Kementerian Kehakiman AS pada Rabu (21/10) menyebut Omar sebagai "Ilhan Nur Said Elmi, alias Ilhan Abdullahi Omar", yang menimbulkan spekulasi. Namun, jaksa penuntut tidak memberikan penjelasan mengapa nama alternatif digunakan, dan dokumen tersebut tidak membuktikan adanya pelanggaran hukum terkait identitas. Penyelidikan yang melibatkan penggeledahan rumah Omar di Washington, DC, pada 12 Oktober, dilakukan dalam konteks dugaan pernyataan palsu terkait imigrasi dan kewarganegaraan, tetapi tidak menyentuh aspek identitas secara langsung.

Juru bicara Omar membantah tegas tuduhan Trump, menegaskan bahwa Ilhan Omar adalah nama asli yang telah digunakan sejak awal kehidupan publik dan karier politiknya. "Ini sama sekali tidak benar. Ilhan Omar adalah nama aslinya," tegas juru bicara kepada Fox News. Ia menilai tudingan Trump sebagai upaya politik untuk menyerang lawan, terutama menjelang pemilihan paruh waktu yang akan digelar pada 3 November. Omar, yang telah menjadi warga negara AS sejak 2000, tetap mempertahankan posisinya sebagai perwakilan dari Minnesota dan menegaskan bahwa semua dokumen resmi yang diajukan selama karier politiknya sesuai dengan hukum.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya