Trump Desak Omar Mundur Gara-Gara Nama Lain di Dilantik
Donald Trump menuntut anggota DPR Ilhan Omar mundur dari Kongres dengan tuduhan menggunakan nama palsu saat dilantik, meski tidak ada bukti hukum yang mendukung klaim tersebut.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu kontroversi dengan menyerukan pengunduran diri anggota DPR Ilhan Omar, menudingnya telah menggunakan identitas palsu saat dilantik sebagai anggota Kongres. Pernyataan itu disampaikan melalui platform Truth Social pada Kamis (22/10), di mana Trump menyebut nama asli Omar adalah Ilhan Nur Said Elmi, dan menyoroti kesamaan nama belakang dengan mantan suaminya, Ahmed Nur Said Elmi. Ia menyatakan bahwa penggunaan nama berbeda di depan publik merupakan bentuk penipuan identitas yang harus diakhiri dengan pengunduran diri.
Trump menekankan bahwa ia memandang kasus ini sebagai masalah serius yang harus ditangani oleh Ketua DPR Mike Johnson, yang diminta mengakui bahwa kursi Omar telah kosong. Namun, Omar sendiri tidak pernah mengakui adanya kebohongan dalam identitasnya, dan hingga kini tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan ia melakukan penipuan identitas. Kepemimpinan politiknya tetap diakui oleh institusi legislatif Amerika Serikat.
Dokumen pengadilan yang diajukan Kementerian Kehakiman AS pada Rabu (21/10) menyebut Omar sebagai "Ilhan Nur Said Elmi, alias Ilhan Abdullahi Omar", yang menimbulkan spekulasi. Namun, jaksa penuntut tidak memberikan penjelasan mengapa nama alternatif digunakan, dan dokumen tersebut tidak membuktikan adanya pelanggaran hukum terkait identitas. Penyelidikan yang melibatkan penggeledahan rumah Omar di Washington, DC, pada 12 Oktober, dilakukan dalam konteks dugaan pernyataan palsu terkait imigrasi dan kewarganegaraan, tetapi tidak menyentuh aspek identitas secara langsung.
Juru bicara Omar membantah tegas tuduhan Trump, menegaskan bahwa Ilhan Omar adalah nama asli yang telah digunakan sejak awal kehidupan publik dan karier politiknya. "Ini sama sekali tidak benar. Ilhan Omar adalah nama aslinya," tegas juru bicara kepada Fox News. Ia menilai tudingan Trump sebagai upaya politik untuk menyerang lawan, terutama menjelang pemilihan paruh waktu yang akan digelar pada 3 November. Omar, yang telah menjadi warga negara AS sejak 2000, tetap mempertahankan posisinya sebagai perwakilan dari Minnesota dan menegaskan bahwa semua dokumen resmi yang diajukan selama karier politiknya sesuai dengan hukum.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026

Stok Beras Nasional Tembus 4,56 Juta Ton, Tertinggi Sejak 1992
Pemerintah melaporkan stok beras nasional mencapai 4,56 juta ton pada Oktober 2026, tertinggi sepanjang sejarah, dengan ketersediaan diperkirakan cukup hingga Juli 2027.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Prabowo Siap Salurkan Rp400 T untuk Petani dan Nelayan Tahun Depan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Pemerintah Alihkan Ekspor Gas ke Dalam Negeri untuk Kelistrikan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

