Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil menyabet gelar juara dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan Terbaik dari kalangan pemerintah daerah dalam ajang Penghargaan Energi Subroto 2026. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan evaluasi ketat terhadap kinerja transparansi, akuntabilitas, serta implementasi kebijakan energi yang berkelanjutan di tingkat provinsi. Penilaian menekankan pada sistem tata kelola yang efisien dan komitmen terhadap regulasi energi nasional.

Di ranah perusahaan, Pertamina Hulu Mahakam menjadi pemenang kategori Tata Kelola dan Kepatuhan Terbaik, mengungguli sejumlah pelaku industri energi lainnya. Prestasi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga standar operasional, memenuhi regulasi pemerintah, serta mendorong budaya kepatuhan internal secara menyeluruh di seluruh lini kerja. Penghargaan ini menegaskan peran penting manajemen yang baik dalam mendukung stabilitas dan keberlanjutan sektor energi.

Selain dua kategori utama, PT Saptaindra Sejati (SIS) berhasil meraih penghargaan khusus dalam kategori Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pengetahuan Terbaik. Pencapaian ini mengakui upaya perusahaan dalam membangun kapasitas SDM melalui pelatihan, peningkatan keterampilan, serta penyebaran pengetahuan teknis di bidang energi. Kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas kerja dan inovasi internal.

Penghargaan Energi Subroto 2026 diselenggarakan secara resmi di Hotel Westin Kuningan, Jakarta, pada Jumat (23/10), sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan institusi dan perusahaan dalam mendorong kinerja optimal di sektor energi. Lima kelompok utama yang menjadi acuan penilaian meliputi Keunggulan Operasional, Keberlanjutan dan Transisi Energi, Inovasi dan Nilai Tambah, Tata Kelola dan Kepatuhan, serta Partisipasi Publik, masing-masing menilai kontribusi berbeda sesuai visi pembangunan energi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya