DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil menyabet gelar juara dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan Terbaik dari kalangan pemerintah daerah dalam ajang Penghargaan Energi Subroto 2026. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan evaluasi ketat terhadap kinerja transparansi, akuntabilitas, serta implementasi kebijakan energi yang berkelanjutan di tingkat provinsi. Penilaian menekankan pada sistem tata kelola yang efisien dan komitmen terhadap regulasi energi nasional.
Di ranah perusahaan, Pertamina Hulu Mahakam menjadi pemenang kategori Tata Kelola dan Kepatuhan Terbaik, mengungguli sejumlah pelaku industri energi lainnya. Prestasi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga standar operasional, memenuhi regulasi pemerintah, serta mendorong budaya kepatuhan internal secara menyeluruh di seluruh lini kerja. Penghargaan ini menegaskan peran penting manajemen yang baik dalam mendukung stabilitas dan keberlanjutan sektor energi.
Selain dua kategori utama, PT Saptaindra Sejati (SIS) berhasil meraih penghargaan khusus dalam kategori Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pengetahuan Terbaik. Pencapaian ini mengakui upaya perusahaan dalam membangun kapasitas SDM melalui pelatihan, peningkatan keterampilan, serta penyebaran pengetahuan teknis di bidang energi. Kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas kerja dan inovasi internal.
Penghargaan Energi Subroto 2026 diselenggarakan secara resmi di Hotel Westin Kuningan, Jakarta, pada Jumat (23/10), sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan institusi dan perusahaan dalam mendorong kinerja optimal di sektor energi. Lima kelompok utama yang menjadi acuan penilaian meliputi Keunggulan Operasional, Keberlanjutan dan Transisi Energi, Inovasi dan Nilai Tambah, Tata Kelola dan Kepatuhan, serta Partisipasi Publik, masing-masing menilai kontribusi berbeda sesuai visi pembangunan energi nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

Stok Beras Nasional Tembus 4,56 Juta Ton, Tertinggi Sejak 1992
Pemerintah melaporkan stok beras nasional mencapai 4,56 juta ton pada Oktober 2026, tertinggi sepanjang sejarah, dengan ketersediaan diperkirakan cukup hingga Juli 2027.
24 Oktober 2026

Indonesia Diminta Respons Kritik MSCI dengan Strategi, Bukan Emosi
Eks Wamenlu menekankan perlunya respons bijak terhadap penurunan peringkat pasar modal Indonesia oleh MSCI, dengan fokus pada perbaikan kepercayaan, bukan reaksi emosional atau menyalahkan lembaga independen.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Prabowo Siap Salurkan Rp400 T untuk Petani dan Nelayan Tahun Depan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Pemerintah Alihkan Ekspor Gas ke Dalam Negeri untuk Kelistrikan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

