Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Pertanian menyatakan bahwa Indonesia telah mempersiapkan diri menghadapi potensi curah hujan tinggi akibat fenomena La Nina yang diperkirakan muncul pada tahun depan. Dengan pengalaman sebelumnya, pemerintah yakin mampu mengelola risiko iklim yang berpotensi mengganggu produksi pertanian. Kesiapan ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.
Amran menegaskan bahwa program swasembada pangan tidak hanya bersifat sementara, tetapi harus berkelanjutan dan berbasis pada kerja sama lintas sektor. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama di wilayah strategis seperti Sulawesi Selatan yang berperan sebagai pusat distribusi pangan bagi wilayah timur Indonesia.
Selain beras, pemerintah kini memperluas fokus pada delapan komoditas utama, termasuk telur, ayam, dan bawang merah. Upaya ini bertujuan memperkuat produksi lokal agar ketersediaan pangan tetap terjaga meski menghadapi tekanan iklim ekstrem. Targetnya adalah meminimalkan ketergantungan impor dan meningkatkan ketahanan pangan secara nasional.
Dengan pendekatan terintegrasi dan kolaborasi yang kuat, pemerintah optimistis dapat menjaga keseimbangan produksi dan distribusi pangan, bahkan di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026

Stok Beras Nasional Tembus 4,56 Juta Ton, Tertinggi Sejak 1992
Pemerintah melaporkan stok beras nasional mencapai 4,56 juta ton pada Oktober 2026, tertinggi sepanjang sejarah, dengan ketersediaan diperkirakan cukup hingga Juli 2027.
24 Oktober 2026

Indonesia Diminta Respons Kritik MSCI dengan Strategi, Bukan Emosi
Eks Wamenlu menekankan perlunya respons bijak terhadap penurunan peringkat pasar modal Indonesia oleh MSCI, dengan fokus pada perbaikan kepercayaan, bukan reaksi emosional atau menyalahkan lembaga independen.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Prabowo Siap Salurkan Rp400 T untuk Petani dan Nelayan Tahun Depan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Pemerintah Alihkan Ekspor Gas ke Dalam Negeri untuk Kelistrikan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

