Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti

Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kinerja penyediaan listrik nasional kini menunjukkan kemajuan signifikan, dengan rasio elektrifikasi mencapai 99,8 persen. Pernyataan ini disampaikan dalam forum penghargaan energi nasional yang berlangsung di Jakarta, di mana perwakilan Kementerian ESDM menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mewujudkan akses energi yang merata. Meski tingkat cakupan telah sangat tinggi, masih terdapat sejumlah wilayah terpencil yang belum teraliri listrik.

Upaya perluasan jaringan listrik terus dilakukan, khususnya di daerah pedesaan yang belum terjangkau. Target utama kini adalah menyelesaikan akses listrik di sekitar 11.000 desa dan dusun yang belum tersentuh jaringan. Dalam perencanaan tahun ini, sebanyak 2.065 lokasi desa menjadi fokus program Listrik Desa, sebagai langkah konkret menuju kemandirian energi dan pemerataan ekonomi.

Pemerintah menegaskan bahwa listrik bukan sekadar fasilitas, melainkan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, pemerintah bertanggung jawab untuk menjamin akses listrik bagi seluruh warga, terutama di kawasan terpencil yang memiliki potensi ekonomi yang belum maksimal dimanfaatkan. Peningkatan akses listrik di desa diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dengan target akhir seluruh rumah tangga mendapatkan listrik pada tahun 2029, pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan sisa keterlambatan akses energi dengan berbagai pendekatan, termasuk kolaborasi dengan sektor swasta dan pemanfaatan energi terbarukan. Dukungan politik dan anggaran yang konsisten menjadi kunci keberhasilan program ini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya