Warga Medan Beri Makan Pria Maling yang Mengaku Kelaparan
Seorang pria yang tertangkap basah hendak mencuri di siang hari justru diberi makan oleh warga setelah mengaku tak makan selama tiga hari.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 12.26 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 32x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Seorang pria berusia sekitar empat puluhan tahun tertangkap basah saat mencoba mencuri seng dan peralatan rumah di Jalan Datuk Rubiah, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan, pada Sabtu (17/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Aksi yang dilakukan di siang bolong ini mengejutkan warga setempat, namun yang lebih mengejutkan adalah respons mereka setelah mengetahui pelaku mengaku kelaparan selama tiga hari.
Awalnya, pelaku sempat dipukuli oleh warga yang emosional setelah teriakan pemilik rumah memicu reaksi cepat dari warga sekitar. Namun, ketika pelaku mengungkapkan kondisi kelaparannya, amarah warga perlahan mereda. Dalam rekaman video yang tersebar, terlihat pria berkaus hitam dan mengenakan topi berjongkok pasrah sambil menyantap makanan yang disediakan warga, menjawab pertanyaan dari kerumunan dengan nada terbata-bata.
Kepala Lingkungan 28, Salman Alfarisi, mengungkapkan bahwa insiden ini berbeda dari biasanya, di mana kasus pencurian serupa di wilayah tersebut kerap berujung pada kekerasan atau bahkan korban jiwa. Ia menyebut, kali ini warga memilih sikap kemanusiaan dengan memberi makan pelaku, sebuah tindakan yang menurutnya langka dan menunjukkan empati yang tinggi. “Ini pertama kalinya terjadi. Biasanya ada yang tewas, ada yang sekarat. Tapi kali ini, mereka memilih memberi makan,” ujarnya.
Kasus ini ditutup tanpa melibatkan kepolisian, karena pemilik rumah tidak mengalami kerugian dan memilih jalur perdamaian. Ia menilai bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan kerusakan materi, sehingga tidak perlu penegakan hukum formal. Menurut Salman, insiden seperti ini sangat jarang terjadi di wilayahnya, terutama di siang hari, karena sistem keamanan lingkungan lebih fokus pada ronda malam yang digerakkan secara swadaya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Orang Tua Diduga WNI Diduga Lakukan Kekerasan pada Anak di Lift Hotel Malaysia
Video rekaman CCTV yang menampilkan kekerasan terhadap anak di lift hotel Malaysia viral, diduga melibatkan orang tua berkebangsaan Indonesia yang sedang berlibur.
24 Oktober 2026
1,16 Ton Ketamine Disita, Nilai Rp3,48 Triliun di Perairan Belawan
Penyitaan 1,16 ton ketamine dari kapal tanker di Belawan mencapai nilai ekonomi Rp3,48 triliun dan mencegah kerugian rehabilitasi hingga Rp116 triliun.
24 Oktober 2026

Sumut Tertinggi Pengguna Narkoba Lima Tahun Berturut-Turut
Gubernur Sumut, Bobby Nasution, mengungkapkan bahwa wilayahnya telah lima tahun berurutan menjadi daerah dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi di nasional, dan menekankan pentingnya kolaborasi untuk menekan peredaran melalui tindakan tegas dan pencegahan bersama.
24 Oktober 2026

Pria Bangkalan Diduga Tipu Belasan Korban dengan Klaim Jadi Imam Mahdi
Seorang pria asal Bangkalan, Jawa Timur, dilaporkan atas dugaan penipuan dan pemerasan berkedok agama dengan kerugian mencapai Rp1,3 miliar melalui modus pengklaiman diri sebagai Imam Mahdi dan ancaman kematian berdasarkan "prediksi" umur.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

