Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Sumut Tertinggi Pengguna Narkoba Lima Tahun Berturut-Turut

Gubernur Sumut, Bobby Nasution, mengungkapkan bahwa wilayahnya telah lima tahun berurutan menjadi daerah dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi di nasional, dan menekankan pentingnya kolaborasi untuk menekan peredaran melalui tindakan tegas dan pencegahan bersama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Sumut Tertinggi Pengguna Narkoba Lima Tahun Berturut-Turut📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, secara terbuka menyampaikan kondisi kritis terkait peredaran narkoba di wilayahnya saat menghadiri konferensi pers bersama Kapolri di Medan. Ia menegaskan bahwa Sumut telah menduduki posisi teratas sebagai provinsi dengan jumlah penyalahgunaan narkoba terbesar secara nasional selama lima tahun berturut-turut. Pernyataan itu disampaikan dalam acara pengungkapan 1,16 ton narkotika jenis ketamine di perairan Selat Malaka, yang diikuti dengan deklarasi bersama masyarakat Sumut untuk menolak narkoba di Terminal Bandar Deli Belawan.

Bobby menyampaikan harapannya agar Sumut tidak hanya turun dari posisi pertama, tetapi bisa menjadi daerah dengan tingkat penyalahgunaan terendah di Indonesia. Ia menegaskan bahwa cita-cita tersebut sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana keberhasilan dalam pemberantasan narkoba menjadi fondasi utama. Ia mengingatkan bahwa tindakan tegas perlu diambil, terutama terhadap pelaku yang mengancam keselamatan publik, seperti pengguna narkoba yang beraksi di jalanan atau terlibat kejahatan.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga mengungkapkan pengalaman saat menjabat Wali Kota Medan, di mana ia sempat menyarankan tindakan tegas terhadap pelaku narkoba yang melakukan tindak pidana di ruang publik, termasuk ancaman tembak di tempat. Meski pernyataan tersebut sempat menimbulkan kontroversi, ia menegaskan bahwa sikap tegas itu muncul dari kekecewaan atas maraknya narkoba yang mengancam keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Ia menyoroti Belawan sebagai salah satu titik kritis dengan tingkat peredaran narkoba yang tinggi, serta menjadi lokasi strategis bagi penyelundupan.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merespons dengan menekankan bahwa meskipun Sumut berada di posisi teratas, hal tersebut juga menunjukkan efektivitas pengungkapan yang tinggi. Ia menekankan pentingnya langkah preventif, penguatan sinergi antarinstansi, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pemberantasan narkoba. Menurutnya, penanganan kejahatan transnasional, khususnya penyelundupan melalui jalur laut, memerlukan kerja sama yang komprehensif dan terus-menerus.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya