Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asap Karhutla Masuki Sumut, PJJ Diterapkan untuk Siswa SMA hingga SLB

Gubernur Sumut perintahkan PJJ bagi siswa SMA, SMK, dan SLB mulai 16 Oktober 2026 demi perlindungan kesehatan dari paparan kabut asap.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 121x dibuka
Asap Karhutla Masuki Sumut, PJJ Diterapkan untuk Siswa SMA hingga SLB📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota untuk segera menyiapkan langkah antisipasi menyusul masuknya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan ke wilayahnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan generasi muda dengan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik tingkat menengah atas, kejuruan, dan sekolah luar biasa sejak hari ini, Jumat (16/10/2026). Langkah ini bukan sebagai libur, melainkan upaya strategis untuk meminimalkan paparan asap berbahaya di lingkungan sekolah.

Dalam keterangan resminya di Kabupaten Asahan, Bobby menegaskan bahwa anak-anak tetap harus belajar dari rumah, bukan berhenti belajar. Ia menyoroti risiko gangguan pernapasan dan kondisi kesehatan lain yang dapat timbul akibat paparan partikel asap dalam jangka panjang, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan. Ia juga meminta para kepala daerah untuk secara aktif memantau kondisi kualitas udara dan menyesuaikan respons daerah sesuai tingkat keparahan yang terjadi di wilayah masing-masing.

Hasil pemantauan dari Stasiun Meteorologi Kualanamu, Aek Godang, dan Silangit pada 15 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB menunjukkan kualitas udara di sejumlah daerah Sumut berada dalam kategori sedang hingga tidak sehat. Jarak pandang pun turun drastis, berkisar antara 1 hingga 3 kilometer, menyebabkan gangguan pada mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Kabut asap yang terjadi disebabkan oleh pergerakan massa udara yang membawa dampak dari wilayah Sumatera Bagian Selatan dan Kalimantan.

Masyarakat dianjurkan untuk memperhatikan keselamatan saat berkendara dengan menurunkan kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan secara rutin. Selain itu, disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kualitas udara memburuk. Penggunaan masker yang sesuai standar juga menjadi langkah penting untuk mengurangi paparan partikel halus yang dapat merusak sistem pernapasan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya