Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asing Jual Bersih Rp182,94 M, TLKM dan GOTO Pimpin Penjualan

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp182,94 miliar pada perdagangan Kamis, dengan Telkom dan GoTo menjadi saham paling banyak dijual.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 15.49 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 169x dibuka
Asing Jual Bersih Rp182,94 M, TLKM dan GOTO Pimpin Penjualan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke zona merah pada perdagangan Kamis, 15 Oktober 2026, dengan penurunan signifikan hingga 2,16 persen ke level 5.814,72. Tekanan jual dari investor asing menjadi pemicu utama penurunan, dengan nilai penjualan bersih mencapai Rp182,94 miliar di akhir sesi pertama. Data dari Stockbit Sekuritas menunjukkan total pembelian asing sebesar Rp1,85 triliun, tetapi lebih besar lagi nilai penjualannya yang mencapai sekitar Rp1,85 triliun, menunjukkan dominasi penjualan.

Saham-saham yang paling banyak ditinggalkan asing adalah Telkom Indonesia (TLKM), mencatat penjualan bersih tertinggi sebesar Rp34,93 miliar atau 15,77 juta saham. Di posisi kedua, GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) mengalami penjualan bersih sebesar Rp25,86 miliar. Selain itu, emiten tambang dan energi seperti Alamtri Resources (ADRO), Barito Pacific (BRPT), dan Adaro Andalan (AADI) juga mengalami tekanan jual besar, masing-masing Rp18,11 miliar, Rp16,16 miliar, dan Rp14,57 miliar. Saham lain yang ikut terdampak antara lain Timah (TINS), Indo Tambangraya Megah (ITMG), Medco Energi (MEDC), Petrosea (PTRO), dan Vale Indonesia (INCO).

Di sisi lain, asing menunjukkan minat beli terhadap sejumlah emiten unggulan. Bank Central Asia (BBCA) menjadi saham paling banyak dibeli dengan net buy sebesar Rp104,89 miliar atau 17,28 juta saham. Posisi kedua ditempati Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dengan pembelian bersih Rp47,74 miliar, disusul oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan Rp43,37 miliar. Emisi lain yang menjadi favorit asing antara lain Aspirasi Hidup Indonesia (ACES), Pakuwon Jati (PWON), VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), Bakrie & Brothers (BNBR) yang mencatat volume beli terbesar mencapai 218,62 juta saham, serta Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), Wilton Makmur (SQMI), dan Chandra Asri Pacific (TPIA).

Pergerakan pasar hari ini mencerminkan kecenderungan realokasi portofolio oleh investor asing, dengan fokus pada emiten dengan prospek kinerja kuat dan likuiditas tinggi. Penjualan besar di sektor telekomunikasi dan teknologi menunjukkan ketidakpastian terhadap kinerja jangka pendek, sementara pembelian di sektor perbankan dan properti mengindikasikan ekspektasi terhadap pemulihan ekonomi dan stabilitas nilai aset.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya