Asing Jual Bersih Rp205 M, Saham Bank dan Teknologi Jadi Incaran
Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp205 miliar di pasar saham Indonesia hingga tengah hari, meski IHSG bertahan di zona positif dengan kenaikan ke level 6.038,99.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 15.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir sesi I perdagangan Senin, 5 Oktober 2026, di level 6.038,99, menguat 0,03% atau naik 2,10 poin. Meski bergerak menguat, pasar mengalami aliran keluar modal asing yang signifikan, mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp205 miliar. Data dari Stockbit Sekuritas menunjukkan nilai beli asing mencapai Rp1,41 triliun, sedangkan nilai jual mencapai Rp1,61 triliun, menunjukkan dominasi penjualan dibanding pembelian.
Di tengah tekanan penjualan, sejumlah emiten justru menjadi incaran investor asing. PT Bank Mandiri (BMRI) menjadi saham paling banyak dibeli asing dengan net buy sebesar Rp27,90 miliar, disusul PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) yang mencatat net buy Rp18,02 miliar dan volume transaksi 611,43 juta saham. Sementara itu, PT Bukit Uluwatu Villa (BUVA), PT Ultrajaya Milk Industry (ULTJ), dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI) juga mengalami akumulasi asing masing-masing senilai Rp13,17 miliar, Rp11,63 miliar, dan Rp9,54 miliar.
Di sisi lain, saham-saham yang mengalami tekanan jual terbesar berasal dari emiten perbankan dan komoditas. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan net sell mencapai Rp74,18 miliar, disusul PT Bumi Resources (BUMI) dengan penjualan bersih Rp29,45 miliar, PT Amman Mineral (AMMN) sebesar Rp28,99 miliar, dan PT Timah (TINS) dengan nilai jual bersih Rp23,55 miliar. PT Telkom Indonesia (TLKM) juga mengalami penjualan bersih Rp17,60 miliar.
Pasar keuangan Indonesia diprediksi akan cenderung lebih stabil sepanjang pekan ini, 5–9 Oktober 2026, setelah volatilitas pada pekan sebelumnya. Penguatan rupiah dan IHSG yang terjadi akhir pekan lalu memberikan optimisme. Namun, sentimen pasar tetap rentan terhadap gejolak global, termasuk ketegangan AS-Iran, situasi di Selat Hormuz, dan fluktuasi harga minyak pasca-pertemuan OPEC. Kenaikan imbal hasil obligasi global serta perkembangan ekonomi domestik seperti cadangan devisa, keyakinan konsumen, dan penjualan ritel menjadi faktor penentu sentimen.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lima PO Bus Paling Banyak Melanggar, Ini Jenis Pelanggarannya
Lima perusahaan otobus tercatat melakukan pelanggaran terbanyak dalam pengawasan di terminal penumpang tipe A selama periode Januari hingga Oktober 2026, didominasi pelanggaran penyimpangan trayek dan dokumen kedaluwarsa.
5 Oktober 2026

China Tutup 670 Bank, Fokus Perkuat Sistem Keuangan
Pemerintah China menutup lebih dari 670 bank pada 2025, sebagian besar di wilayah pedesaan, sebagai bagian dari upaya konsolidasi sistem perbankan demi stabilitas dan pengawasan yang lebih ketat.
5 Oktober 2026

Harga BBM Subsidi Tetap, Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Pemerintah menegaskan harga BBM bersubsidi tak akan naik untuk menjaga inflasi dan daya beli masyarakat, sambil memastikan stok mencapai 18–20 hari.
5 Oktober 2026

Menkeu Lantik 17 Pejabat Baru, Tekankan Tuntaskan APBN 2026
Menteri Keuangan melantik 17 pejabat di lingkungan Kemenkeu, termasuk 13 dari DJP, satu dari DJBC, dan tiga dari KSSK, dengan fokus pada penyelesaian target APBN 2026 dan persiapan APBN 2027.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Mobil Hybrid di Indonesia Per Oktober 2026 Terkini
Senin, 5 Oktober 2026, 15.37 WITA

Aturan Kuota Sisa Diperdebatkan, ATSI Minta Jelas ke Kementerian
Senin, 5 Oktober 2026, 15.34 WITA

AI Picu Kekacauan Pemilu di Asia Tenggara, Peringatan dari Pakar
Senin, 5 Oktober 2026, 15.30 WITA

Prabowo Pimpin Upacara HUT TNI ke-81 di Cilangkap
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

26 Negara Bagian Gugat Trump Soal Penurunan Standar Kendaraan
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

KKP Amankan Kapal Ikan Diduga Terkait Penganiayaan Awak Kapal
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

Kapal Ikan KM Maulana 23 Diamankan KKP Usai Video Kekerasan Viral
Senin, 5 Oktober 2026, 15.28 WITA

Suahasil Lantik 17 Pejabat, Tekankan Tuntaskan APBN 2026
Senin, 5 Oktober 2026, 15.27 WITA

