Harga BBM Subsidi Tetap, Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Pemerintah menegaskan harga BBM bersubsidi tak akan naik untuk menjaga inflasi dan daya beli masyarakat, sambil memastikan stok mencapai 18–20 hari.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara tegas menyatakan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap dipertahankan pada level saat ini. Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menekan tekanan inflasi, khususnya di sektor energi, serta melindungi daya beli masyarakat, terutama kalangan petani dan nelayan yang sangat bergantung pada harga BBM yang stabil.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menekankan bahwa solar dan bensin subsidi menjadi komponen utama dalam perhitungan inflasi. Dengan tidak menaikkan harga, pemerintah berupaya mencegah lonjakan biaya produksi dan transportasi yang dapat merambat ke sektor lain. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi lintas kementerian dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah maupun nasional.
Untuk menjaga kelancaran pasokan, pemerintah menerapkan skema baru berupa pengadaan langsung atau *hunting* minyak dari negara-negara produsen yang memiliki stok berlebih. Skema ini dilakukan karena sekitar 25 persen kebutuhan minyak dalam negeri dipenuhi melalui impor. Dengan menghindari lelang yang kini minim partisipan, pemerintah berharap bisa memperoleh pasokan dengan fleksibilitas harga yang lebih tinggi namun tetap efisien.
Stok BBM nasional saat ini tetap dalam kondisi aman, berada di kisaran 18 hingga 20 hari. Kondisi ini menunjukkan kesiapan logistik dan manajemen supply chain yang terjaga meskipun menghadapi tantangan seperti musim El Nino. Fenomena iklim tersebut memengaruhi distribusi melalui jalur sungai yang mengering, sehingga memaksa pengiriman dilakukan dengan truk, yang kapasitasnya lebih terbatas dibanding kapal di sungai.
Kementerian menegaskan bahwa antrean BBM di sejumlah SPBU bukan disebabkan oleh kelangkaan stok, melainkan akibat gangguan distribusi akibat kondisi alam. Upaya peningkatan koordinasi antar daerah dan pemantauan real-time terus dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar tanpa menimbulkan gejolak pasar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lima PO Bus Paling Banyak Melanggar, Ini Jenis Pelanggarannya
Lima perusahaan otobus tercatat melakukan pelanggaran terbanyak dalam pengawasan di terminal penumpang tipe A selama periode Januari hingga Oktober 2026, didominasi pelanggaran penyimpangan trayek dan dokumen kedaluwarsa.
5 Oktober 2026

China Tutup 670 Bank, Fokus Perkuat Sistem Keuangan
Pemerintah China menutup lebih dari 670 bank pada 2025, sebagian besar di wilayah pedesaan, sebagai bagian dari upaya konsolidasi sistem perbankan demi stabilitas dan pengawasan yang lebih ketat.
5 Oktober 2026

Menkeu Lantik 17 Pejabat Baru, Tekankan Tuntaskan APBN 2026
Menteri Keuangan melantik 17 pejabat di lingkungan Kemenkeu, termasuk 13 dari DJP, satu dari DJBC, dan tiga dari KSSK, dengan fokus pada penyelesaian target APBN 2026 dan persiapan APBN 2027.
5 Oktober 2026

Suahasil Lantik 17 Pejabat, Tekankan Tuntaskan APBN 2026
Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik 17 pejabat di lingkungan Kemenkeu dengan fokus utama menyelesaikan target APBN 2026 dan mempersiapkan APBN 2027.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Mobil Hybrid di Indonesia Per Oktober 2026 Terkini
Senin, 5 Oktober 2026, 15.37 WITA

Aturan Kuota Sisa Diperdebatkan, ATSI Minta Jelas ke Kementerian
Senin, 5 Oktober 2026, 15.34 WITA

AI Picu Kekacauan Pemilu di Asia Tenggara, Peringatan dari Pakar
Senin, 5 Oktober 2026, 15.30 WITA

Prabowo Pimpin Upacara HUT TNI ke-81 di Cilangkap
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

26 Negara Bagian Gugat Trump Soal Penurunan Standar Kendaraan
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

KKP Amankan Kapal Ikan Diduga Terkait Penganiayaan Awak Kapal
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

Kapal Ikan KM Maulana 23 Diamankan KKP Usai Video Kekerasan Viral
Senin, 5 Oktober 2026, 15.28 WITA

BYD Resmi Ganti Nama Denza Jadi Danza di Indonesia
Senin, 5 Oktober 2026, 15.27 WITA

