Minggu, 13 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Avery Graves dalam Perburuan Nyawa dan Rahasia

Agen CIA Avery Graves berjuang menyelamatkan suaminya yang diculik, terjebak antara kesetiaan negara dan nyawa orang tercinta dalam misi berbahaya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 13 September 2026, 19.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Avery Graves dalam Perburuan Nyawa dan Rahasia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Avery Graves, agen khusus CIA, kembali dari misi penyamaran di Tokyo dengan tugas selesai: mengamankan thumb drive dan menyelesaikan operasi terhadap Kenji, penghubung senjata ilegal bagi jaringan teroris. Namun, ketika tiba di rumah, ia menemukan suaminya, David, telah raib tanpa jejak. Kepanikan segera muncul ketika ia menerima ancaman dari Breznov, seorang teroris siber asal Kroasia, yang menyatakan akan membunuh David jika tidak menyerahkan dokumen rahasia bernama Canary Black.

Berkas tersebut diklaim tersimpan dalam gigi palsu seorang tahanan spionase bernama Laszlo Stoica, yang ditahan di fasilitas rahasia CIA. Dengan waktu terbatas dan nyawa suami sebagai taruhan, Avery mengambil keputusan berani: membobol fasilitas rahasia dan mencabut gigi Stoica. Namun, hasilnya mengecewakan—dokumen tak ditemukan. Aksi itu justru membuatnya masuk daftar buronan utama CIA, dengan keterlibatan langsung dalam pelanggaran protokol intelijen.

Saat mencoba melarikan diri, Avery terjebak dalam pengejaran oleh pimpinannya sendiri, Jarvis Hedlund, yang berhasil menangkapnya dalam sebuah operasi mobil. Namun, konvoi tersebut tiba-tiba diserang oleh sekelompok penyerang bermasker yang meledakkan kendaraan. Avery berhasil lolos ke gang sempit, melumpuhkan salah satu penyerang, dan terkejut saat membuka topengnya—tak lain adalah tetangganya, Niklaus. Identitas aslinya ternyata Rurik van Klaus, kontraktor asal Austria, yang tewas sebelum sempat mengungkap lokasi penyekapan David.

Dalam tekanan tinggi, Avery memilih menyandera Deputi Direktur CIA Nathan Evans di sebuah kamar hotel untuk mendapatkan akses ke server utama. Setelah sistem otomatis memblokir akses, ia berkolaborasi dengan rekan peretasnya, Sorina, untuk meretas sistem CIA dari dalam gedung perusahaan kontraktor pertahanan. Melalui upaya intensif, mereka mengungkap rahasia besar yang tersembunyi di balik dokumen Canary Black—rahasia yang bisa mengguncang struktur keamanan negara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Keluarga Korban Minta D4vd Dihukum Mati
Hukum & Kriminal

Keluarga Korban Minta D4vd Dihukum Mati

Keluarga Celeste Rivas Hernandez menuntut hukuman mati bagi D4vd dan menggugatnya atas dugaan pembunuhan serta eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur, dengan klaim bahwa pelaku dan pihak terkait gagal melindungi korban.

13 September 2026

Berita Lainnya