Azerbaijan Perketat Aturan Berpakaian di Sekolah, Hijab Jadi Tanda Kontroversi
Kebijakan baru Azerbaijan yang melarang pakaian berbau agama di sekolah memicu protes luas, termasuk aksi boikot dan mogok makan, meski negara mayoritas Muslim ini menegaskan prinsip sekulerisme.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 23.23 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 85x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Azerbaijan kini menerapkan peraturan baru mengenai pakaian di sekolah negeri, yang secara praktis membatasi penggunaan hijab oleh siswa dan guru. Aturan ini tidak secara tegas melarang hijab, tetapi menegaskan larangan terhadap pakaian yang dianggap bertentangan dengan prinsip sekularisme negara. Sejumlah sekolah dilaporkan menolak masuknya guru dan siswa yang tetap mengenakan hijab, bahkan memaksa mereka melepasnya sebelum memasuki kelas.
Guru bernama Zahra Hasanova mengungkapkan rasa kekecewaan setelah dilarang mengenakan hijab saat mengajar. Ia menyebut keputusan tersebut melanggar hak pribadi, karena hijab adalah pilihan yang seharusnya dihargai. “Saya merasa terluka. Jika suatu hari saya ingin melepasnya, itu juga harus menjadi pilihan saya,” ujarnya, menegaskan bahwa kebebasan berpakaian adalah bagian dari hak asasi.
Aturan baru ini merupakan amandemen atas kebijakan seragam di lembaga pendidikan umum, dengan tujuan menciptakan keseragaman pakaian dan menegaskan komitmen negara terhadap sekularisme. Meski sekitar 96 persen penduduk Azerbaijan beragama Islam, konstitusi menjamin kebebasan beragama dan menetapkan negara sebagai sekuler. Pakaian bernuansa budaya dan nasional tetap diperbolehkan dalam acara khusus, asalkan mendapat persetujuan dari Dewan Pedagogi di bawah Kementerian Sains dan Pendidikan.
Protes terhadap kebijakan ini menyebar luas, bahkan menjangkau luar negeri. Di Turki, demonstran berkumpul di depan Konsulat Azerbaijan di Istanbul untuk menolak pembatasan tersebut. Sementara itu, jurnalis Polad Aslanov yang sedang dipenjara memprotes lewat mogok makan, menegaskan bahwa kebijakan ini melanggar hak konstitusional. Di tengah protes, muncul laporan pemadaman internet, meski belum terkonfirmasi oleh lembaga pemantau independen.
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menanggapi kritik internasional dengan peringatan terselubung terhadap pihak luar yang disebutnya berusaha mengganggu gaya hidup masyarakat Baku. Pernyataan ini muncul saat protes menyebar ke Turki, yang secara simbolik dibandingkan dengan kebijakan serupa pada 1997. Di sisi lain, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut diskriminasi terhadap perempuan Muslim semakin menguat dalam forum PBB, tanpa secara langsung merespons pernyataan Aliyev.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

