Bank Belanda Pindahkan Cadangan Emas ke Inggris untuk Keamanan dan Respons Cepat
De Nederlandsche Bank pindahkan 94,8 ton emas dari Amerika Utara ke Inggris demi memperkuat kesiapan menghadapi krisis global.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 22.29 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - De Nederlandsche Bank (DNB) resmi melakukan pemindahan cadangan emas seberat 94,8 ton dari lokasi penyimpanan di Amerika Utara ke Inggris sebagai bagian dari strategi peningkatan ketahanan aset negara. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya ketidakstabilan politik global yang memicu kekhawatiran terhadap ketersediaan dan akses cepat terhadap aset strategis. Dalam proses relokasi, sebagian besar emas yang sebelumnya disimpan di New York dan Ottawa, Kanada, kini dipindahkan secara fisik ke brankas militer dekat Zeist, Belanda, sementara sisanya dikelola melalui pasar emas internasional di London.
Pemindahan ini menekankan pentingnya likuiditas dan fleksibilitas dalam pengelolaan cadangan emas, terutama dalam kondisi darurat. Gubernur DNB, Olaf Sleijpen, menegaskan bahwa tujuan utama adalah memastikan akses yang lebih cepat dan efisien terhadap aset emas jika terjadi krisis keuangan atau geopolitik. "Kami tidak berharap situasi seperti itu terjadi, namun kesiapan adalah kunci utama," ujarnya dalam pernyataan resmi. Ia menekankan bahwa relokasi ini bukan tanda kecemasan, melainkan bagian dari manajemen risiko jangka panjang.
Emas yang kini disimpan di Bank of England dinilai memenuhi standar perdagangan global terkini dan termasuk dalam kategori aset paling likuid di dunia. Dengan lokasi strategis di pusat pasar emas internasional, aset tersebut dapat dengan mudah diperdagangkan atau digunakan sebagai jaminan dalam skenario krisis. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan pemindahan bukan hanya soal keamanan fisik, tetapi juga efisiensi operasional dalam menghadapi dinamika pasar global.
Pada akhir 2025, total cadangan emas DNB mencapai 612,4 metrik ton, senilai 72,2 miliar euro atau setara Rp1.473,4 triliun (berdasarkan kurs Rp20.410 per Euro). Dengan relokasi ini, bank sentral Belanda memperkuat posisi strategis negara dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap stabilitas keuangan jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penertiban Kendaraan Nunggak Pajak Dibantah, APPI: Tidak Ada Edaran Resmi
APPI membantah keaslian pengumuman soal razia kendaraan nunggak pajak hingga ke rumah, menegaskan tidak pernah mengeluarkan edaran semacam itu pada akhir September 2026.
11 September 2026

BPS Pertimbangkan Data Pajak untuk Perbaiki Akurasi Bansos
BPS mengkaji pemanfaatan data perpajakan guna meningkatkan akurasi pemetaan sosial ekonomi dan ketepatan sasaran bantuan sosial melalui DTSEN.
11 September 2026

Coretax sebagai Alat Ukur Kemiskinan yang Lebih Akurat
Data perpajakan melalui sistem Coretax berpotensi menjadi dasar pengukuran kemiskinan dan penyaluran bantuan sosial secara lebih tepat sasaran.
11 September 2026

Asing Beli Bersih Rp1,95 Triliun di 10 Saham Saat IHSG Melemah
Investor asing catatkan beli bersih senilai Rp1,95 triliun di 10 emiten utama meski IHSG turun 1,29% pada Kamis (10/9/2026).
11 September 2026
Berita Lainnya

Rahasia Telur Orak-Arik Lembut ala Restoran
Jumat, 11 September 2026, 22.48 WITA

Resep Sari Kacang Hijau Rumahan untuk Kesehatan dan Hemat
Jumat, 11 September 2026, 22.47 WITA

5 Tanda Makanan di Kulkas Sudah Rusak, Jangan Dikonsumsi Lagi
Jumat, 11 September 2026, 22.46 WITA

Festival Kuliner Serpong Tonjolkan Warisan Rasa Sumatera
Jumat, 11 September 2026, 22.46 WITA

BYD Putuskan Ubah Strategi Produksi di Malaysia
Jumat, 11 September 2026, 22.45 WITA

Thailand Siapkan Tarif Tiga Level untuk Kendaraan Listrik
Jumat, 11 September 2026, 22.45 WITA

iPhone 18 Pro Hadirkan Revolusi Kecerdasan dan Performa
Jumat, 11 September 2026, 22.38 WITA

iPhone Duo Hadirkan Revolusi Layar Lipat dengan Fitur Unggulan
Jumat, 11 September 2026, 22.38 WITA


