Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bantuan HP Gratis Tak Semua Warga Dapat, Fokus pada yang Belum Punya Perangkat

Pemerintah mempertimbangkan prioritas bagi masyarakat tanpa HP dalam program bantuan digital, dengan penekanan pada akurasi data dan asesmen berbasis teknologi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
Bantuan HP Gratis Tak Semua Warga Dapat, Fokus pada yang Belum Punya Perangkat📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah tidak akan memberikan bantuan handphone secara merata kepada seluruh warga negara. Kriteria utama penerima bantuan akan diberikan kepada mereka yang belum memiliki perangkat telepon seluler, dengan pertimbangan hasil asesmen dan data terkini yang diperoleh dari sistem perlindungan sosial. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan digital, termasuk perbankan dan penyaluran bantuan sosial.

Penerapan teknologi pengenalan wajah serta data biometrik menjadi kunci dalam memastikan keakuratan data penerima. Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap dapat menghindari kesalahan penyaluran yang sering terjadi, di mana bantuan justru diterima oleh pihak lain selain penerima resmi yang terdaftar. Hal ini mencegah terjadinya penyaluran yang tidak tepat sasaran, seperti saat anggota keluarga lain yang menerima bantuan meski bukan penerima utama.

Pembaruan data penerima bantuan sosial dalam dua tahun terakhir telah menghasilkan hampir empat juta keluarga baru yang masuk dalam daftar. Pemerintah menekankan pentingnya keterbukaan dan akurasi data, bahkan menyambut koreksi dari masyarakat secara aktif. Banyak warga yang kini secara sukarela mengundurkan diri dari penerimaan bantuan karena merasa tidak memenuhi kriteria.

Sementara itu, belum ada kepastian mengenai anggaran, sumber pendanaan, atau kementerian yang akan mengelola program ini. Pelaksanaan juga belum ditetapkan akan dimulai pada 2026, karena masih menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden. Kementerian Sosial dipastikan terlibat dalam koordinasi, meskipun belum ada pembahasan lintas kementerian secara khusus.

Tujuan utama dari program ini adalah memastikan bahwa semua layanan publik digital dapat diakses secara inklusif, terutama oleh kelompok rentan. Dengan sistem yang lebih canggih dan data yang terus diperbarui, pemerintah berharap penyaluran bantuan menjadi lebih efisien, transparan, dan tepat sasaran.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya