Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BEI Tegaskan Standalone Market Bukan Kategori Terendah

BEI menegaskan klasifikasi standalone market bukan indikasi keterbelakangan pasar, melainkan kategori khusus yang memerlukan perhatian mendalam dalam proses evaluasi MSCI.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
BEI Tegaskan Standalone Market Bukan Kategori Terendah📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) membantah anggapan bahwa klasifikasi standalone market oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) menandakan posisi terendah dalam hierarki pasar global. Menurut Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi, kategori tersebut bukan bagian dari urutan berjenjang seperti pasar maju, berkembang, atau perintis, melainkan bentuk penilaian khusus untuk pasar yang membutuhkan perhatian lebih lanjut dalam konteks struktur dan regulasi. Ia menekankan bahwa tidak ada urutan hierarkis yang menempatkan standalone market di bawah kategori lain.

Proses penilaian ini masih dalam tahap konsultasi publik, yang berlangsung hingga April 2027, dengan keputusan akhir dijadwalkan pada akhir Juni 2027. BEI menyatakan bahwa selama periode ini akan memperkuat berbagai aspek yang dinilai belum memadai oleh investor global, termasuk transparansi informasi dan efektivitas reformasi pasar modal. Upaya utama saat ini adalah mengumpulkan bukti konkret yang menunjukkan dampak positif dari reformasi terhadap perilaku pasar dan kepercayaan investor.

Iding menekankan bahwa keberhasilan peningkatan kualitas pasar akan ditentukan oleh kualitas data dan keterbukaan informasi yang dapat diakses secara global. Dengan bukti yang kuat, diharapkan investor internasional dapat menilai pasar Indonesia secara lebih objektif, tanpa tergantung pada persepsi yang belum terbukti. BEI tetap terbuka terhadap masukan dari pelaku pasar, termasuk lembaga keuangan dan perusahaan publik, dalam proses ini.

Meski belum menyusun proyeksi dampak, BEI menyadari bahwa perubahan klasifikasi bisa memengaruhi arus modal asing dan persepsi global terhadap stabilitas pasar. Namun, pihaknya menekankan bahwa respons terhadap klasifikasi ini akan berbasis pada kesiapan dan konsistensi reformasi, bukan reaksi emosional. Proses konsultasi ini, menurut BEI, menjadi kesempatan strategis untuk memperbaiki fondasi pasar modal secara sistemik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya