BI Perkuat Akses Kredit UMKM Lewat Sinergi dan Tata Kelola Usaha
Bank Indonesia mendorong UMKM memenuhi persyaratan perbankan melalui penguatan tata kelola dan pertemuan langsung dengan lembaga keuangan untuk perluas akses pembiayaan formal.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 21.14 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Bank Indonesia terus memperkuat peran UMKM sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional dengan mendorong pelaku usaha memenuhi standar keuangan yang ditetapkan perbankan. Guna mencapai tujuan tersebut, lembaga sentral meluncurkan Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah kolaboratif antara pelaku usaha, perbankan, dan lembaga pendukung. Melalui program ini, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam penyaluran kredit ke sektor mikro dan kecil, khususnya di wilayah yang masih memiliki potensi besar namun akses pembiayaan terbatas.
Dalam kegiatan Festival Ekonomi Syariah Jawa 2026 di Surabaya, Gubernur BI Destry Damayanti menekankan bahwa meskipun pertumbuhan kredit perbankan secara keseluruhan mencapai 13,6 persen, kontribusi terhadap UMKM masih perlu diperbesar. Ia menyebut bahwa sejauh ini telah dilakukan business matching antara 50 UMKM dan perbankan syariah, dengan sejumlah pelaku usaha berhasil mendapatkan pembiayaan setelah proses evaluasi. Namun, masih terdapat sekitar 100 UMKM lain yang menunggu kesempatan, terhambat oleh keterbatasan waktu dan prosedur penilaian oleh pihak perbankan.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi UMKM dalam mendapatkan kredit adalah belum tersedianya laporan keuangan yang akurat dan rekam jejak pengelolaan usaha yang transparan. Hal ini menjadi pertimbangan krusial bagi perbankan dalam menilai kelayakan kredit. Oleh karenanya, BI mengajak UMKM binaannya untuk meningkatkan kapasitas manajemen keuangan, termasuk pembuatan laporan keuangan rutin dan sistem pencatatan yang baik, agar mampu bersaing dalam proses seleksi pembiayaan formal.
Destry menegaskan bahwa perluasan akses kredit bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil dari sinergi antara Bank Indonesia, perbankan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta seluruh pemangku kepentingan lain. Ia menekankan pentingnya peran kantor perwakilan BI di daerah untuk membimbing dan memfasilitasi UMKM dalam memenuhi persyaratan perbankan, sehingga semakin banyak usaha mikro dan kecil dapat naik kelas dan berkontribusi optimal terhadap ekonomi nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

10 Desa di Bangka Tengah Dukung Ekspor Produk Lokal
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah resmi meluncurkan 10 desa berbasis ekspor untuk memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan lembaga pembiayaan.
26 September 2026

WNA India Dideportasi dari Banda Aceh karena Pelanggaran Izin Tinggal
Seorang warga negara India yang tinggal di Banda Aceh dideportasi karena melanggar ketentuan izin tinggal, dengan proses pengawasan dan penindakan dilakukan secara tegas dan terkoordinasi.
26 September 2026

Ekonomi Syariah Global: Inklusivitas, Keberlanjutan, dan Keadilan sebagai Fondasi
Nilai ekonomi syariah yang berbasis inklusivitas, keberlanjutan, dan keadilan kini mendapat pengakuan global, bukan hanya dari komunitas Muslim, tetapi juga pasar internasional.
26 September 2026

Enam Negara Sudah Terhubung dengan QRIS Antarnegara
Wisatawan Indonesia kini bisa bayar di enam negara melalui QRIS Antarnegara tanpa harus tukar mata uang, dengan sistem yang terintegrasi langsung dari aplikasi pembayaran lokal.
26 September 2026
Berita Lainnya

300 Anak Yatim Doakan Timnas, Kemenangan 2-0 Terwujud
Sabtu, 26 September 2026, 21.25 WITA

MotoGP 2027 Resmi Rilis, Mandalika Jadi Tuan Rumah untuk Kelima Kalinya
Sabtu, 26 September 2026, 21.25 WITA
Paus Leo Soroti Pentingnya Kebebasan Pers di Tengah Tegangan Media dan Pemerintah
Sabtu, 26 September 2026, 21.24 WITA

Pezeshkian: Pertemuan dengan Trump Tak Realistis Tanpa Hentikan Ancaman
Sabtu, 26 September 2026, 21.23 WITA

Taman Delhi Dibatasi Malam Hari Pasca Pemerkosaan Remaja
Sabtu, 26 September 2026, 21.23 WITA
Bangkok Dilanda Banjir Besar, 50 Distrik Ditetapkan Darurat
Sabtu, 26 September 2026, 21.23 WITA

KPK Periksa Saksi Terkait Mekanisme Proyek di Bekasi dan Peran Ipda Yayat
Sabtu, 26 September 2026, 21.23 WITA

APHI Dukung Koreksi Aturan Bakar Lahan untuk Cegah Karhutla
Sabtu, 26 September 2026, 21.23 WITA

