Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Enam Negara Sudah Terhubung dengan QRIS Antarnegara

Wisatawan Indonesia kini bisa bayar di enam negara melalui QRIS Antarnegara tanpa harus tukar mata uang, dengan sistem yang terintegrasi langsung dari aplikasi pembayaran lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 21.10 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Enam Negara Sudah Terhubung dengan QRIS Antarnegara📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kini, para wisatawan Indonesia memiliki alternatif pembayaran yang lebih praktis saat berpergian ke luar negeri. Melalui integrasi sistem QRIS Antarnegara, pengguna aplikasi pembayaran lokal di Tanah Air kini dapat melakukan transaksi di merchant di enam negara mitra tanpa perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar atau menukar rupiah ke mata uang asing terlebih dahulu.

Sistem ini beroperasi dengan menghubungkan kode QR standar Indonesia dengan standar pembayaran lintas negara yang telah disepakati. Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal tujuan, sementara dana berasal dari rekening atau dompet digital di aplikasi Indonesia yang mendukung fitur tersebut. Prosesnya pun cepat dan langsung, cukup dengan memindai kode QR yang tersedia di toko, restoran, atau fasilitas umum yang telah terdaftar.

Enam negara yang telah menjalin kerja sama dengan QRIS Antarnegara meliputi Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China. Thailand menjadi mitra pertama sejak Agustus 2022, diikuti Malaysia mulai Mei 2023, Singapura pada November 2023, Jepang sejak Agustus 2025, Korea Selatan pada 1 April 2026, serta China yang menerima pembayaran melalui jaringan UnionPay dan Alipay.

Meski kemudahan ini terasa signifikan, pengguna tetap disarankan membawa metode pembayaran cadangan, karena belum semua merchant di negara tujuan telah mengadopsi sistem ini. Selain QRIS Antarnegara, opsi lain tetap tersedia melalui kartu kredit atau debit berlogo Mastercard yang diterima secara global, meski tetap berpotensi dikenakan biaya konversi atau layanan tambahan tergantung kebijakan penerbit kartu.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya