Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

JARR Bantah Kaitan dengan Akuisisi BYAN oleh Jhonlin Baratama

JARR menegaskan tidak memiliki keterlibatan dalam rencana akuisisi BYAN oleh entitas afiliasi, meski sama-sama di bawah kendali Haji Isam, dan menjamin operasional serta keuangan tetap independen.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 23.17 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
JARR Bantah Kaitan dengan Akuisisi BYAN oleh Jhonlin Baratama📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) secara resmi memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia terkait isu akuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh PT Jhonlin Baratama. Penjelasan ini disampaikan sebagai respons atas permintaan informasi dari bursa terkait pernyataan BYAN pada 17 September 2026 mengenai penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat. JARR menegaskan bahwa tidak ada hubungan kepemilikan saham langsung maupun tidak langsung antara perusahaan dan Jhonlin Baratama.

Meski demikian, kedua entitas diakui memiliki afiliasi karena berada di bawah kendali utama yang sama, yaitu H. Samsudin Andi Arsyad atau dikenal sebagai Haji Isam, serta berada dalam struktur grup perusahaan yang sama, yakni Jhonlin Group. Namun, manajemen JARR menekankan bahwa tidak terdapat tumpang tindih dalam susunan direksi maupun komisaris antara keduanya, dan seluruh pengelolaan di JARR dilakukan secara mandiri sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

JARR secara tegas menyatakan tidak terlibat dalam rencana akuisisi BYAN oleh Jhonlin Baratama, baik secara langsung maupun tidak langsung. Transaksi tersebut diklaim sepenuhnya merupakan keputusan korporasi yang berdiri sendiri dari Jhonlin Baratama tanpa campur tangan atau dukungan dari JARR. Tidak ada penggunaan aset, sumber daya, fasilitas, atau bentuk dukungan lain dari JARR dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan transaksi.

Sejauh ini, JARR menegaskan belum memberikan pendanaan, pinjaman, fasilitas pembiayaan, atau dukungan keuangan apa pun kepada Jhonlin Baratama terkait akuisisi tersebut. Selain itu, tidak ada aliran kas atau alokasi aset perseroan yang digunakan untuk kepentingan transaksi ini. Dengan demikian, manajemen meyakini bahwa kegiatan operasional, kinerja keuangan, arus kas, serta kelangsungan usaha JARR tetap berjalan normal dan tidak terdampak secara material.

Hingga surat klarifikasi disampaikan, JARR menyatakan tidak ada informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan kepada publik dan dapat memengaruhi harga saham atau kelangsungan usaha perusahaan. Manajemen berkomitmen untuk terus menjaga keterbukaan informasi dan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang transparan, serta akan segera mengumumkan jika terdapat perkembangan signifikan di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya