Nusantara Explorer Siap Beroperasi, Tawarkan Pengalaman Perjalanan Premium
Kereta wisata mewah Nusantara Explorer akan diluncurkan secara komersial pada 28 September 2026 dengan kapasitas maksimal 112 penumpang melalui integrasi dua kereta Panoramic.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 23.18 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan peluncuran komersial kereta wisata eksklusif Nusantara Explorer pada 28 September 2026, sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata nasional. Dalam kesempatan rapat dengan Komisi VI DPR RI, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan bahwa layanan ini merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat daya tarik Indonesia melalui transportasi berbasis budaya dan alam.
Nusantara Explorer dirancang sebagai pengalaman perjalanan yang menggabungkan kenyamanan tingkat tinggi dengan nilai-nilai kearifan lokal. Setiap perjalanan menyuguhkan panorama alam, budaya, serta bangunan bersejarah di sepanjang rute, terutama di stasiun-stasiun klasik. Konsep ini menekankan aspek heritage dan hospitality, menciptakan suasana yang khas dan mendalam bagi para penumpang.
Kapasitas utama kereta ini terbatas pada 36 penumpang dalam satu rangkaian utama, yang terdiri dari berbagai kelas seperti Signature Class, Advance Class, dan Compact Class. Dengan menambahkan dua kereta Panoramic, kapasitas dapat ditingkatkan hingga 112 penumpang. Sementara itu, area publik seperti Lounge, Grand Restaurant, serta Kitchen & Crew dirancang untuk memenuhi standar pelayanan premium. Total kapasitas penumpang dalam satu trainset mencapai 91 orang, dengan 55 orang menempati ruang bersama.
Pengerjaan interior dilakukan di Balai Yasa Surabaya Gubeng, dan telah menyelesaikan uji statis serta uji dinamis. Desain kereta terinspirasi dari layanan mewah Orient Express di Eropa, namun disesuaikan dengan identitas budaya Indonesia. Rute awal yang dipersiapkan meliputi Jakarta, Yogyakarta, Semarang, dan Banyuwangi, dengan fokus pada destinasi wisata khas Jawa. Tarif layanan diperkirakan berada di segmen premium, menyesuaikan dengan kualitas pengalaman yang ditawarkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

BYAN Cabut Status Kahar Usai RKAB 2026 Disetujui Kementerian ESDM
PT Bayan Resources Tbk resmi mencabut status keadaan kahar setelah tiga anak usahanya mendapatkan persetujuan perubahan RKAB 2026 dari Kementerian ESDM.
26 September 2026

Subsidi BBM dan LPG 2027 Disepakati Rp261,5 Triliun
Anggaran subsidi energi untuk BBM dan LPG tabung 3 kg ditetapkan sebesar Rp261,5 triliun dalam RAPBN 2027, lebih rendah dari usulan awal namun tetap lebih tinggi dibanding realisasi 2026.
26 September 2026
Paus Leo Soroti Pentingnya Kebebasan Pers di Tengah Tegangan Media dan Pemerintah
Paus Leo menegaskan peran krusial media dalam demokrasi saat dikonfrontasi soal pembatasan akses jurnalis ke Gedung Putih oleh pemerintahan AS.
26 September 2026

Pezeshkian: Pertemuan dengan Trump Tak Realistis Tanpa Hentikan Ancaman
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan tidak mungkin berdialog dengan Trump jika AS tetap menerapkan sanksi dan ancaman militer terhadap Teheran.
26 September 2026
Berita Lainnya

Revitalisasi Pasar Ngasem Dukung Ekonomi dan Budaya Yogyakarta
Sabtu, 26 September 2026, 23.19 WITA

Pemerintah Alokasikan Rp3,29 Triliun untuk Dukung Proyek Tol 2027
Sabtu, 26 September 2026, 23.19 WITA

Avanza Dominasi Pasar Mobil di Jateng-DIY, Elektrifikasi Melonjak
Sabtu, 26 September 2026, 23.19 WITA

Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Rampung, Siap Operasional
Sabtu, 26 September 2026, 23.19 WITA

Malam Minggu di IKN Tampilkan Kehidupan Kota Modern
Sabtu, 26 September 2026, 23.18 WITA

KAI Perkenalkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Masyarakat Menengah
Sabtu, 26 September 2026, 23.18 WITA

JARR Bantah Kaitan dengan Akuisisi BYAN oleh Jhonlin Baratama
Sabtu, 26 September 2026, 23.17 WITA

Asing Borong 10 Saham Unggulan Saat IHSG Melonjak
Sabtu, 26 September 2026, 23.17 WITA

