10 Desa di Bangka Tengah Dukung Ekspor Produk Lokal
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah resmi meluncurkan 10 desa berbasis ekspor untuk memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan lembaga pembiayaan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 21.15 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah secara resmi meluncurkan 10 desa yang ditetapkan sebagai percontohan Desa Devisa, bertujuan memperkuat ekonomi lokal melalui ekspor produk unggulan. Peluncuran dilakukan di Koba, dihadiri Bupati Algafry Rahman, yang menegaskan komitmen daerah untuk mendorong UMKM lokal merambah pasar internasional. Program ini diawali dengan penandatanganan kerja sama dengan Badan Layanan Umum Pembiayaan Investasi Pemerintah (BLU PIP) sebagai mitra pendukung pembiayaan dan pengembangan usaha.
Desa-desa yang dipilih sebagai percontohan mencakup Namang, Sungkap, Kretak Atas, Kurau Barat, Kurau Timur, Kebintik, Benteng, Pangkalraya, Air Mesu, dan Air Mesu Timur. Masing-masing desa diprioritaskan berdasarkan potensi produk lokal yang memiliki nilai ekspor tinggi. Tiga komoditas utama yang menjadi fokus pengembangan adalah lada putih, lidi nipah, serta berbagai produk olahan ikan, yang telah menunjukkan potensi pasar global.
Dalam kesempatan itu, Direktur BLU PIP Ismed menyatakan kesiapan lembaga untuk mendukung pembiayaan melalui dana bergulir, yang akan disalurkan melalui koperasi, BUMD, dan institusi lain yang bekerja sama. Selain dukungan finansial, PIP juga menawarkan pendampingan teknis dan pembinaan guna meningkatkan standar kualitas produk, sehingga memenuhi persyaratan ekspor dan mampu bersaing di kancah internasional.
Program ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, petani, dan pemerintah desa, dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di sektor usaha mikro dan menengah. Dengan pendekatan berbasis potensi lokal dan pendampingan terintegrasi, diharapkan produk-produk unggulan Bangka Tengah dapat menembus pasar global secara lebih luas dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

WNA India Dideportasi dari Banda Aceh karena Pelanggaran Izin Tinggal
Seorang warga negara India yang tinggal di Banda Aceh dideportasi karena melanggar ketentuan izin tinggal, dengan proses pengawasan dan penindakan dilakukan secara tegas dan terkoordinasi.
26 September 2026

BI Perkuat Akses Kredit UMKM Lewat Sinergi dan Tata Kelola Usaha
Bank Indonesia mendorong UMKM memenuhi persyaratan perbankan melalui penguatan tata kelola dan pertemuan langsung dengan lembaga keuangan untuk perluas akses pembiayaan formal.
26 September 2026

Ekonomi Syariah Global: Inklusivitas, Keberlanjutan, dan Keadilan sebagai Fondasi
Nilai ekonomi syariah yang berbasis inklusivitas, keberlanjutan, dan keadilan kini mendapat pengakuan global, bukan hanya dari komunitas Muslim, tetapi juga pasar internasional.
26 September 2026

Enam Negara Sudah Terhubung dengan QRIS Antarnegara
Wisatawan Indonesia kini bisa bayar di enam negara melalui QRIS Antarnegara tanpa harus tukar mata uang, dengan sistem yang terintegrasi langsung dari aplikasi pembayaran lokal.
26 September 2026
Berita Lainnya

300 Anak Yatim Doakan Timnas, Kemenangan 2-0 Terwujud
Sabtu, 26 September 2026, 21.25 WITA

MotoGP 2027 Resmi Rilis, Mandalika Jadi Tuan Rumah untuk Kelima Kalinya
Sabtu, 26 September 2026, 21.25 WITA
Paus Leo Soroti Pentingnya Kebebasan Pers di Tengah Tegangan Media dan Pemerintah
Sabtu, 26 September 2026, 21.24 WITA

Pezeshkian: Pertemuan dengan Trump Tak Realistis Tanpa Hentikan Ancaman
Sabtu, 26 September 2026, 21.23 WITA

Taman Delhi Dibatasi Malam Hari Pasca Pemerkosaan Remaja
Sabtu, 26 September 2026, 21.23 WITA
Bangkok Dilanda Banjir Besar, 50 Distrik Ditetapkan Darurat
Sabtu, 26 September 2026, 21.23 WITA

KPK Periksa Saksi Terkait Mekanisme Proyek di Bekasi dan Peran Ipda Yayat
Sabtu, 26 September 2026, 21.23 WITA

APHI Dukung Koreksi Aturan Bakar Lahan untuk Cegah Karhutla
Sabtu, 26 September 2026, 21.23 WITA

