Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRI Peduli Resmikan Gerai Edukasi Keuangan di UNAIR

BRI Peduli mendukung peresmian Gerai CERDAS PeKA di Universitas Airlangga untuk tingkatkan literasi dan perlindungan konsumen digital di kalangan mahasiswa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 17.40 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 55x dibuka
BRI Peduli Resmikan Gerai Edukasi Keuangan di UNAIR📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Peresmian Gerai CERDAS PeKA di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi keuangan digital di kalangan generasi muda. Dukungan dari BRI melalui program BRI Peduli menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem keuangan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Gerai ini menjadi pusat edukasi yang menawarkan ruang belajar, diskusi, serta konsultasi terkait produk dan layanan keuangan digital.

Kegiatan peresmian yang berlangsung pada Jumat, 2 Oktober, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y., SEVP Institutional Business BRI Suyitno, serta Wakil Rektor UNAIR Ardianto. Inisiatif ini merupakan bagian dari Gerakan Bersama Edukasi Pelindungan Konsumen (GEBER PK), yang dikembangkan melalui kolaborasi antara Bank Indonesia, Universitas Airlangga, dan Perhimpunan Bank Nasional, dengan dukungan aktif dari BRI.

Menurut Alexander Dippo Paris Y. S., gerai tersebut bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan wadah penting untuk membentuk kesadaran kritis terhadap risiko digital. Ia menekankan bahwa ruang ini dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa tentang hak dan kewajiban sebagai konsumen, serta mempersiapkan mereka menghadapi dinamika ekosistem keuangan modern. Edukasi berbasis prinsip Peduli, Kenali, dan Adukan menjadi fondasi utama dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan.

Gerai CERDAS PeKA terbuka untuk seluruh sivitas akademika dan organisasi kemahasiswaan, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola institusi. Melalui pendekatan ini, diharapkan muncul generasi muda yang tidak hanya cakap dalam penggunaan layanan keuangan digital, tetapi juga mampu menjadi pelopor literasi di lingkungan mereka. Dukungan ini turut mendukung pencapaian Asta Cita Bank Indonesia terkait inklusi keuangan, pengembangan ekosistem pembayaran digital, serta peningkatan kapasitas digital dan finansial.

Kehadiran gerai ini juga sejalan dengan tujuan SDGs, khususnya pada bidang pendidikan berkualitas, ekonomi inklusif, perlindungan konsumen, serta kolaborasi lintas sektor. Melalui sinergi antara regulator, lembaga keuangan, asosiasi, dan perguruan tinggi, program ini membuktikan bahwa penguatan literasi keuangan dimulai dari pendidikan, dengan target jangka panjang menciptakan masyarakat yang lebih bijak dan tangguh dalam mengelola keuangan pribadi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya