Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BTN Perkuat Akses Hunian dan UMKM Lewat Program KPR Terjangkau

Bank BTN menegaskan komitmen mendukung program tiga juta rumah dengan memperluas akses pembiayaan melalui FLPP dan KPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku usaha mikro.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
BTN Perkuat Akses Hunian dan UMKM Lewat Program KPR Terjangkau📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menegaskan perannya sebagai pelaksana utama dalam menyukseskan program tiga juta rumah yang menjadi prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan kunjungan kerja di Palu, Direktur Commercial Banking BTN, Hermita, menjelaskan bahwa pihaknya kini mengoptimalkan dua instrumen pembiayaan utama: Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Kredit Program Perumahan (KPP). Kedua program ini dirancang untuk memastikan akses hunian layak dan pendanaan usaha yang terjangkau bagi kelompok masyarakat rentan.

FLPP tetap menjadi pilar utama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin membeli rumah, dengan bunga tetap yang disubsidi pemerintah, sehingga cicilan tetap stabil hingga pelunasan. Namun, kini BTN memperluas cakupan dengan meluncurkan KPP, yang tidak hanya menjangkau pembeli rumah, tetapi juga memungkinkan pemanfaatan dana untuk membangun atau merenovasi rumah—terutama bagi pelaku usaha yang menjalankan aktivitas jual beli secara daring. Dengan demikian, program ini mendorong kesejahteraan ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan tempat tinggal.

Hingga September 2026, realisasi FLPP telah mencapai 78 ribu unit dari total kuota 160 ribu unit yang ditetapkan pemerintah. Sementara itu, KPP telah dilengkapi dengan ekosistem pendukung yang mencakup seluruh rantai kebutuhan perumahan, mulai dari penyediaan bahan bangunan, kontraktor, hingga pengembang perumahan. Program KPP Sisi Penyediaan Rumah (Supply) memberikan akses modal kerja melalui bank penyalur seperti BTN, yang menargetkan pelaku usaha di sektor konstruksi dan distribusi material bangunan.

Keunggulan lain dari FLPP adalah masa tenor hingga 40 tahun, yang memberikan beban cicilan yang sangat rendah dan stabil sepanjang masa kredit. Dengan mekanisme ini, lebih banyak masyarakat mampu menikmati manfaat subsidi tanpa risiko kenaikan bunga. BTN terus memperkuat peran strategisnya sebagai institusi yang tidak hanya menyediakan rumah, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi mikro melalui pendekatan holistik di sektor perumahan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya