Bulog Salurkan 1.321 Ton Beras dan 7.000 Liter Minyak untuk Korban Gempa NTT
Hingga 1 September 2026, Bulog telah menyalurkan 1.321,55 ton beras dan 7.000 liter minyak goreng ke tujuh kabupaten terdampak gempa di NTT.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 02.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Perum Bulog terus memperkuat aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur. Hingga tanggal 1 September 2026, total beras yang telah didistribusikan mencapai 1.321,55 ton, termasuk beras cadangan pemerintah, bantuan dari daerah, dan program bantuan pangan. Sebanyak 7.000 liter minyak goreng juga telah disalurkan sepenuhnya sesuai alokasi yang ditetapkan.
Distribusi bantuan dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. Bantuan telah menjangkau tujuh kabupaten yang terdampak, yaitu Ende, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Barat. Setiap tahap penyaluran dirancang agar pangan sampai ke tangan yang membutuhkan secara efisien dan tanpa hambatan logistik.
Tim Bulog juga melakukan pendataan dan koordinasi lapangan di 45 posko pengungsian yang tersebar di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Manggarai, dan Manggarai Timur. Di Ngada, koordinasi dilakukan langsung dengan pemerintah kabupaten, sementara di Nagekeo, tim bekerja sama dengan BPBD untuk memastikan kebutuhan pangan terpenuhi secara akurat. Pendekatan berbasis data ini menjadi kunci dalam menyesuaikan jumlah bantuan dengan realitas lapangan.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan pokok utama dalam kondisi darurat. Ia menekankan komitmen Bulog untuk terus menjaga ketersediaan stok dan memastikan distribusi berjalan lancar hingga seluruh alokasi bantuan terrealisasi sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan terus dipantau untuk menghindari tumpang tindih atau pemborosan.
Upaya ini merupakan bagian dari peran strategis Bulog dalam mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional, terutama di wilayah rawan bencana. Dengan pendekatan terpadu dan koordinasi intensif, Bulog berkomitmen untuk menjadi penopang utama ketersediaan pangan dalam situasi krisis, memastikan masyarakat terdampak tetap tercukupi kebutuhan dasarnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi PNS Tahun Depan
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi pegawai negeri sipil pada 2025, meningkatkan stabilitas karier dan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
14 September 2026
Kacamata AI Berfitur Interaktif Memicu Kekhawatiran Privasi
Perangkat kacamata berbasis kecerdasan buatan yang mampu merekam, menelpon, dan berinteraksi secara real-time memicu kekhawatiran publik soal privasi dan etika penggunaan teknologi.
13 September 2026

10 Ruas Tol Indonesia dengan Pemandangan Alam Memukau
Sejumlah ruas tol di berbagai wilayah Indonesia menawarkan pemandangan alam yang memukau, dari perbukitan hijau hingga laut lepas, sekaligus mendukung efisiensi perjalanan.
12 September 2026

Pertamina UMK Academy 2026 Mulai Tahap Regional dengan 1.500 Peserta Terpilih
Program pembinaan UMK dari Pertamina resmi dimulai tahap regional dengan melibatkan lebih dari 1.500 pelaku usaha mikro dan kecil dari seluruh Indonesia.
12 September 2026
Berita Lainnya

Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Naik Pangkat Jadi Pengganti Purbaya
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pelantikan Menteri Keuangan RI Dilangsungkan 15 September 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA

Pabrik Baterai EV Karawang Resmi Beroperasi Juli 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA

AI dan Interoperabilitas Jadi Fondasi Transformasi Kesehatan Digital
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA

RI Dorong Penguatan Transaksi Lokal di BRICS
Senin, 14 September 2026, 22.32 WITA

Asing Lepas Saham Senilai Rp3,36 Triliun dalam Sepekan
Senin, 14 September 2026, 22.32 WITA

Rumah Sebagai Aset Usaha, UMKM Bisa Dapatkan Kredit hingga Rp500 Juta
Senin, 14 September 2026, 22.32 WITA


