Asing Lepas Saham Senilai Rp3,36 Triliun dalam Sepekan
Investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp3,36 triliun selama lima hari perdagangan, dengan Bank Central Asia jadi saham paling banyak dilepas.
Redaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 22.32 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Selama periode 7 hingga 11 September 2026, pasar saham Indonesia mengalami tekanan berkelanjutan akibat aksi jual bersih dari investor asing yang mencapai total Rp3,36 triliun. Dalam lima hari perdagangan tersebut, nilai pembelian asing sebesar Rp22,7 triliun, sedangkan penjualan mencapai Rp26,06 triliun, menghasilkan net sell sebesar Rp3,361 triliun. Pergerakan ini sejalan dengan koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun 1,66% dan ditutup pada level 6.541,38 pada Jumat, 11 September.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan tekanan jual terbesar dari investor asing, dengan nilai net sell mencapai Rp1,48 triliun. Kenaikan penjualan ini berdampak langsung pada kinerja saham BBCA, yang terkoreksi 6,3% selama sepekan dan menyentuh level Rp6.325—posisi terendah dalam tiga pekan terakhir. Pergerakan ini menunjukkan ketidakpastian pasar terhadap emiten sektor perbankan, terutama yang memiliki kapitalisasi besar.
Di posisi kedua, PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) menjadi sorotan dengan aksi jual bersih asing sebesar Rp1,25 triliun, yang dilakukan melalui pasar negosiasi. Transaksi besar ini melibatkan Beauty Brands International Pte Ltd yang melepas seluruh kepemilikannya di VICI sebanyak 1,677 miliar saham, setara 25% dari total saham beredar. Sementara itu, Sukses Sejati Sejahtera melakukan pembelian saham dengan jumlah dan harga yang sama, mengerek kepemilikan mereka dari 4,02 miliar saham (59,95%) menjadi 5,69 miliar saham (84,95%), sekaligus menegaskan posisi sebagai pihak terkait dalam struktur direksi VICI.
Sementara itu, saham-saham lain yang menjadi sasaran jual asing antara lain PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai net sell Rp356,3 miliar, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) sebesar Rp355,8 miliar, PT Indosat Tbk (ISAT) dengan Rp293,6 miliar, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang tercatat net sell Rp173,9 miliar. Lima saham lain yang masuk dalam daftar top 10 saham dengan jual bersih terbesar adalah Kalbe Farma (KLBF), Alamtri Resources (ADRO), Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), dan Astra International (ASII).
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan penghargaan dan dukungan penuh terhadap Suahasil Nazara yang resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan, menekankan pentingnya reformasi fiskal dan transparansi anggaran.
14 September 2026

Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Naik Pangkat Jadi Pengganti Purbaya
Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dan menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada 14 September 2026.
14 September 2026

Pelantikan Menteri Keuangan RI Dilangsungkan 15 September 2026
Kemenkeu resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa, 15 September 2026, di Gedung Juanda, Jakarta.
14 September 2026

RI Dorong Penguatan Transaksi Lokal di BRICS
Indonesia mendorong penguatan penggunaan mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara dalam forum BRICS di Mumbai, 2026.
14 September 2026
Berita Lainnya

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pabrik Baterai EV Karawang Resmi Beroperasi Juli 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA

AI dan Interoperabilitas Jadi Fondasi Transformasi Kesehatan Digital
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA


