Bunga Langka Andes Diberi Nama Messi sebagai Penghormatan
Spesies tumbuhan endemik dari pegunungan Andes, Peru, diberi nama Salvia messii untuk menghormati Lionel Messi karena kesanggupan adaptasi yang mirip dengan karakteristik sang bintang sepak bola.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 91x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah spesies tumbuhan langka yang hanya ditemukan di kawasan pegunungan Andes tengah dan selatan Peru kini memiliki nama ilmiah baru: Salvia messii. Nama ini dipilih oleh tim peneliti sebagai bentuk penghargaan terhadap legenda sepak bola Argentina, Lionel Messi, yang dianggap mewakili ketahanan dan adaptasi dalam kondisi ekstrem—karakteristik yang juga dimiliki tanaman tersebut. Tumbuhan dari famili mint (Lamiaceae) ini mampu tumbuh hingga ketinggian 2.000 hingga 2.400 meter di atas permukaan laut, tumbuh di lereng berbatu dan kering, menunjukkan ketahanan luar biasa terhadap lingkungan yang keras.
Warna bunganya, biru muda dan putih, menjadi simbol kuat dari jersey timnas Argentina, menambah kedekatan emosional antara spesies ini dengan sosok Messi. Peneliti dari Museum Sejarah Alam Universitas Nasional San Marco, Paul Gonzales, menekankan bahwa keberadaan Salvia messii sangat penting karena populasi alaminya sangat rentan. Ancaman utama terhadap spesies ini berasal dari perubahan iklim ekstrem dan meningkatnya kejadian kebakaran hutan di wilayah Andes, yang mengancam kelangsungan hidupnya di alam liar.
Penamaan berbasis bahasa Latin ini sesuai standar internasional, di mana akhiran ‘i’ diberikan pada nama belakang Messi untuk menunjukkan kepemilikan ilmiah. Salah satu peneliti asal Argentina, Rolando Uria, menjelaskan bahwa pemilihan nama ini bukan semata formalitas, melainkan ungkapan perasaan. “Kami ingin mencerminkan keberanian, ketekunan, dan ketahanan Messi dalam dunia yang penuh tekanan melalui nama tumbuhan yang hidup di lingkungan paling sulit,” ujarnya. Menurut Uria, Salvia messii secara harfiah berarti ‘tanaman Messi’, sebuah penghormatan yang terasa dalam setiap aspek ilmiah dan emosional.
Tumbuhan ini juga memiliki potensi medis yang signifikan, karena tergabung dalam subspesies yang kaya akan senyawa antioksidan, antiinflamasi, dan antiseptik. Fenomena penamaan flora berdasarkan tokoh publik, terutama atlet, bukan hal baru dalam ilmu biologi. Sebelumnya, peneliti dari Spanyol pernah menamai spesies moluska laut dengan nama kiper Vozinha dan siput laut dengan nama Keylor Navas, menunjukkan kebiasaan ilmiah yang menyatukan ilmu dengan budaya populer.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Veda Ega Ukir Sejarah dengan Pole Pertama di Moto3 Australia
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah sebagai rider pertama asal Tanah Air yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 Australia 2026.
24 Oktober 2026

Veda Ega Catat Sejarah, Raih Pole Position Pertama di Moto3
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat sejarah sebagai rider pertama dari nusantara yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 di Phillip Island, Australia.
24 Oktober 2026

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero siap tampil lagi saat Rayo Vallecano menjamu Elche dalam lanjutan La Liga, dengan target menjaga konsistensi pertahanan dan bantu tim raih poin penuh.
24 Oktober 2026

Martin Mundur dari MotoGP Australia Akibat Cedera Tangan
Pembalap Aprilia, Jorge Martin, menarik diri dari balapan MotoGP Australia 2026 setelah mengalami retak tulang pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan di Sprint Race.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

