Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bupati Klaten Ditangkap KPK dalam OTT Terkait Korupsi Pengadaan

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan penerimaan suap dari pengadaan barang dan jasa, disertai uang tunai sekitar Rp1 miliar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 09.03 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 37x dibuka
Bupati Klaten Ditangkap KPK dalam OTT Terkait Korupsi Pengadaan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung di wilayah Kabupaten Klaten dan Jakarta. Penangkapan dilakukan dalam konteks dugaan korupsi terkait penerimaan uang dari pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lain oleh pejabat daerah. KPK menyatakan bahwa kasus ini melibatkan dugaan keterlibatan oknum BPK dalam proses audit, yang diduga dibekingi oleh pihak bupati.

Selain Hamenang, sebanyak 19 orang lainnya turut diamankan dalam operasi tersebut. Tim penyidik KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai, yang saat ini masih dalam proses penghitungan. Hasil awal menunjukkan nilai uang yang disita mencapai sekitar Rp1 miliar, yang diduga berasal dari praktik pemberian ilegal terkait kebijakan pemerintah daerah. Seluruh tersangka dan barang bukti kini sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam konferensi pers di Mapolresta Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Klaten. Ia mengakui telah mengecewakan rakyat yang telah mempercayainya. “Saya mohon maaf atas segala yang telah terjadi, dan saya siap mengikuti proses hukum yang berlaku,” ujarnya dengan tegas. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan agar proses hukum berjalan dengan adil dan transparan.

Hamenang keluar dari gedung Polresta Klaten sekitar pukul 22.30 WIB melalui pintu utara, didampingi tim penyidik KPK. Ia membawa koper dan satu tong sampah, menandakan proses penggeledahan dan penyitaan barang bukti telah dilakukan secara menyeluruh. Peristiwa ini menegaskan komitmen KPK dalam menegakkan supremasi hukum, terlepas dari jabatan dan posisi seseorang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya