China Desak Israel Hentikan Pembangunan Pemukiman di Tepi Barat
China menyerukan penghentian pembangunan pemukiman di Tepi Barat dan mendukung solusi dua negara sebagai langkah krusial untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 17.53 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 51x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, secara tegas meminta Israel menghentikan aktivitas pemukiman di wilayah Tepi Barat yang dianggap sebagai bentuk pendudukan paksa. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Israel Isaac Herzog di Baku, Azerbaijan, dalam kerangka Konferensi CICA ke-7. Wang menegaskan bahwa isu Palestina merupakan salah satu ketidakadilan paling mendasar dalam sejarah abad ke-21, dan menekankan pentingnya mencari penyelesaian berbasis prinsip hukum internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Wang menekankan kembali dukungan China terhadap solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan. Ia juga menyoroti urgensi membuka akses penuh ke Jalur Gaza guna mencegah eskalasi krisis kemanusiaan yang semakin parah. China, menurutnya, siap berperan aktif dalam mendorong semua pihak kembali ke meja perundingan, dengan harapan dapat membuka ruang bagi dialog politik yang substantif.
Pernyataan ini disampaikan dalam konteks diplomasi China yang semakin intensif di kawasan Timur Tengah. Kunjungan Presiden Xi Jinping ke Mesir pada bulan September lalu menjadi bagian dari strategi yang lebih luas, termasuk ajakan untuk menolak campur tangan eksternal dan membangun tatanan keamanan regional yang baru. Dalam pertemuan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, kedua pemimpin menekankan perlunya pendekatan diplomatik komprehensif guna mengakhiri konflik.
China juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas regional, terutama dalam konteks ketegangan antara AS-Israel dan Iran. Wang mengkritik serangan bersama AS dan Israel terhadap Iran, yang menurutnya menghambat proses perundingan yang telah menunjukkan kemajuan signifikan, termasuk dalam isu keamanan Israel. Sebelumnya, China telah menyatakan kekhawatiran atas eskalasi yang dapat mengganggu upaya perdamaian.
Dalam kerangka hubungan strategis, China memiliki keterkaitan ekonomi erat dengan Iran, termasuk sebagai mitra dagang utama yang membeli sebagian besar ekspor minyak negara tersebut. Kedua negara juga telah menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif selama 25 tahun. Di sisi lain, Beijing tetap menjaga hubungan baik dengan negara-negara Teluk serta terus memperkuat kerja sama ekonomi dan politik dengan Israel dan Amerika Serikat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Mayapada Hospital Tangerang resmi menyelesaikan tahap topping off gedung keempat sebagai pusat kanker terpadu, dengan target operasional kuartal I 2027.
25 Oktober 2026

Gereja Taman Harapan Resmi Beroperasi Setelah 25 Tahun Menunggu
Gubernur DKI Jakarta meresmikan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Taman Harapan Jaya, yang baru bisa berfungsi setelah proses perizinan selama lebih dari dua dasawarsa.
25 Oktober 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 96,55% di Seksi 1A
Proyek Jalan Tol Semarang-Demak terus dipercepat, dengan Seksi 1A sudah menyelesaikan 96,55% pembangunan sebagai bagian dari strategi nasional melindungi pesisir dari banjir rob.
25 Oktober 2026

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Pembangunan PLTS terapung di Waduk Tembesi, Batam, telah menyelesaikan 74 persen tahap konstruksi dengan kapasitas 46 MWp dan proyeksi produksi listrik 61 GWh per tahun.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

Demonstrasi Anti-Sistem di Barcelona Ricuh, 100 Orang Ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

