Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

China Desak Israel Hentikan Pembangunan Pemukiman di Tepi Barat

China menyerukan penghentian pembangunan pemukiman di Tepi Barat dan mendukung solusi dua negara sebagai langkah krusial untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 17.53 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 51x dibuka
China Desak Israel Hentikan Pembangunan Pemukiman di Tepi Barat📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, secara tegas meminta Israel menghentikan aktivitas pemukiman di wilayah Tepi Barat yang dianggap sebagai bentuk pendudukan paksa. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Presiden Israel Isaac Herzog di Baku, Azerbaijan, dalam kerangka Konferensi CICA ke-7. Wang menegaskan bahwa isu Palestina merupakan salah satu ketidakadilan paling mendasar dalam sejarah abad ke-21, dan menekankan pentingnya mencari penyelesaian berbasis prinsip hukum internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wang menekankan kembali dukungan China terhadap solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan. Ia juga menyoroti urgensi membuka akses penuh ke Jalur Gaza guna mencegah eskalasi krisis kemanusiaan yang semakin parah. China, menurutnya, siap berperan aktif dalam mendorong semua pihak kembali ke meja perundingan, dengan harapan dapat membuka ruang bagi dialog politik yang substantif.

Pernyataan ini disampaikan dalam konteks diplomasi China yang semakin intensif di kawasan Timur Tengah. Kunjungan Presiden Xi Jinping ke Mesir pada bulan September lalu menjadi bagian dari strategi yang lebih luas, termasuk ajakan untuk menolak campur tangan eksternal dan membangun tatanan keamanan regional yang baru. Dalam pertemuan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, kedua pemimpin menekankan perlunya pendekatan diplomatik komprehensif guna mengakhiri konflik.

China juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas regional, terutama dalam konteks ketegangan antara AS-Israel dan Iran. Wang mengkritik serangan bersama AS dan Israel terhadap Iran, yang menurutnya menghambat proses perundingan yang telah menunjukkan kemajuan signifikan, termasuk dalam isu keamanan Israel. Sebelumnya, China telah menyatakan kekhawatiran atas eskalasi yang dapat mengganggu upaya perdamaian.

Dalam kerangka hubungan strategis, China memiliki keterkaitan ekonomi erat dengan Iran, termasuk sebagai mitra dagang utama yang membeli sebagian besar ekspor minyak negara tersebut. Kedua negara juga telah menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif selama 25 tahun. Di sisi lain, Beijing tetap menjaga hubungan baik dengan negara-negara Teluk serta terus memperkuat kerja sama ekonomi dan politik dengan Israel dan Amerika Serikat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya