Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Progres Tol Semarang-Demak Capai 96,55% di Seksi 1A

Proyek Jalan Tol Semarang-Demak terus dipercepat, dengan Seksi 1A sudah menyelesaikan 96,55% pembangunan sebagai bagian dari strategi nasional melindungi pesisir dari banjir rob.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Progres Tol Semarang-Demak Capai 96,55% di Seksi 1A📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak kembali menunjukkan kemajuan signifikan, khususnya pada Seksi 1A yang mencapai tingkat progres 96,55%. Seksi ini melintas dari Kaligawe hingga Sayung, dengan panjang total 10,64 kilometer, menjadi bagian utama dari proyek strategis nasional yang berfokus pada pengamanan wilayah pesisir dan peningkatan konektivitas. Sementara itu, Seksi 1B dan 1C masih dalam tahap pengerjaan dengan capaian masing-masing 68,70% dan 64,79%.

Pembangunan dilakukan dengan pendekatan inovatif yang memprioritaskan keberlanjutan lingkungan, salah satunya melalui penggunaan metode cerucuk bambu dalam pemancangan struktur. Teknik ini tidak hanya memastikan akurasi pemasangan, tetapi juga mengurangi dampak terhadap ekosistem pesisir. Pendekatan berkelanjutan ini menjadi ciri khas dari proyek yang berkontribusi pada mitigasi bencana alam, khususnya banjir rob yang kerap mengancam kawasan Demak dan sekitarnya.

Jalan Tol Semarang-Demak merupakan komponen kunci dari Jalan Tol Trans Jawa, yang tidak hanya memperpendek waktu tempuh antar wilayah, tetapi juga berfungsi sebagai tanggul laut atau bagian dari proyek Giant Sea Wall. Dengan demikian, proyek ini memiliki dua fungsi utama: memperkuat ketahanan infrastruktur pesisir sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah Semarang dan Demak.

Sejak beroperasi secara bertahap sejak Februari 2023, Seksi 2 dari Sayung hingga Demak telah menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat dan logistik. Kini, pengerjaan Seksi 1 menjadi fokus utama untuk menyelesaikan seluruh jalur sebelum peluncuran menyeluruh. Tujuan akhir tetap sama: menciptakan infrastruktur yang tangguh, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi nasional dalam membangun ketahanan dan kemajuan berkelanjutan di kawasan pesisir.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya