Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Pemerintah Prancis meminta operator telekomunikasi bersiap blokir akses media sosial jika protes lanjutan berujung kerusuhan, dengan 1.000 orang ditahan dalam aksi Sabtu (24/10).
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Prancis telah meminta operator telekomunikasi nasional untuk mempersiapkan langkah pembatasan akses ke platform media sosial dalam menghadapi potensi eskalasi kekerasan selama aksi unjuk rasa "Rompi Kuning" pada Sabtu (24/10). Permintaan ini disampaikan melalui surat resmi yang dikirimkan oleh Perdana Menteri Sebastien Lecornu kepada empat operator utama, termasuk Orange, SFR, Free, dan Bouygues Telecom, pada Kamis (22/10), menjelang gelaran protes besar di berbagai kota. Tujuan utama tindakan ini adalah membatasi penyebaran informasi yang berpotensi memicu kerusuhan, khususnya di wilayah yang terdampak langsung.
Surat tersebut menekankan perlunya pengambilan langkah cepat dan terfokus jika situasi memburuk, dengan kemungkinan pembatasan hanya diterapkan di wilayah tertentu dan hanya pada perangkat seluler. Platform yang disebutkan sebagai target pembatasan antara lain TikTok, Instagram, Snapchat, dan X, yang dianggap berperan dalam mengorganisasi aksi massa secara real time. Rapat koordinasi antara pemerintah, pejabat kabinet, dan perwakilan operator juga digelar secara daring untuk menyelaraskan respons bersama.
Namun, operator telekomunikasi Prancis secara tegas menyampaikan ketidakmampuan mereka untuk menerapkan pembatasan tersebut dalam jangka pendek. Mereka menegaskan bahwa infrastruktur teknis belum siap mendukung pengawasan dan penutupan akses secara selektif dalam waktu singkat. Selain itu, keberatan juga muncul dari sisi hukum dan kebebasan berpendapat, yang menjadi prinsip dasar dalam sistem demokrasi Prancis. Hingga saat ini, pemerintah belum memberikan konfirmasi resmi terkait apakah kebijakan tersebut akan diterapkan.
Aksi unjuk rasa Rompi Kuning pada 24 Oktober menarik sekitar 1.000 orang yang ditangkap oleh aparat keamanan, menandai eskalasi dari gelombang protes sebelumnya yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup. Sebelumnya, Prancis pernah menerapkan pemblokiran serupa terhadap TikTok selama kerusuhan di Kaledonia Baru pada 2024, namun keputusan itu kemudian dibatalkan oleh Dewan Negara Prancis pada 2025 karena dinilai melanggar hak dasar warga.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Gubernur DKI Jakarta menekankan kewajiban peserta JRF 2026, khususnya kategori half marathon, mematuhi batas waktu yang ditetapkan sebagai bagian dari standar Gold Label.
25 Oktober 2026

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Pemerintah menegaskan perlindungan ekosistem perairan harus dimulai dari pelestarian lahan, melalui pendekatan terintegrasi dan partisipasi masyarakat.
25 Oktober 2026

Komdigi Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Konten AI Soal Karhutla
Komdigi membantah tudingan pembatasan informasi kebakaran hutan dan lahan melalui AI, menegaskan tidak pernah meminta platform memblokir konten dan menyerukan transparansi moderasi digital.
25 Oktober 2026

Singapura Siap Hadapi Gangguan Pasokan Gas
Perdana Menteri Singapura menegaskan kesiapan negara menghadapi pengurangan pasokan gas dari Indonesia, sambil menekankan pentingnya komitmen kontrak dan diversifikasi sumber energi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

GR Garage Ukir Prestasi di Kejurnas ITCR 1200 dan OMR 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

QJMotor Perluas Jaringan Dealer, Sasar Pertumbuhan Penjualan Ratusan Unit Bulanan
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

Honda Rilis Pikap Berbasis Triton untuk Pasar ASEAN
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

