Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Gubernur DKI Jakarta menekankan kewajiban peserta JRF 2026, khususnya kategori half marathon, mematuhi batas waktu yang ditetapkan sebagai bagian dari standar Gold Label.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa seluruh peserta Jakarta Running Festival (JRF) 2026 wajib mematuhi batas waktu yang ditetapkan oleh panitia, terutama pada kategori half marathon yang telah mendapatkan sertifikasi Gold Label. Ia menekankan bahwa aturan tersebut bukan sekadar kebijakan internal panitia, melainkan kewajiban teknis yang harus dipenuhi demi menjaga standar internasional dalam penyelenggaraan lomba lari.
Pramono Anung menjelaskan bahwa kategori half marathon yang masuk dalam kategori Gold Label memiliki regulasi yang ketat, termasuk batas waktu pelaksanaan, yang merupakan syarat mutlak dari federasi olahraga global. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan ini merupakan bentuk komitmen terhadap integritas dan kualitas acara olahraga yang berkelanjutan dan profesional.
Dalam kesempatan pelepasan bendera (flag off) JRF 2026, ia mengungkapkan pengalamannya pribadi saat mengikuti kategori 10K, yang juga memiliki batas waktu dua jam. Ia menyebut bahwa dirinya sempat berusaha menyelesaikan lomba sebelum batas waktu, meski harus berlari dengan kecepatan tinggi. Ia mencatat waktu tempuh sebesar satu jam 49 menit, yang masih di bawah rekor pribadinya, yakni satu jam 32 menit.
Terkait isu peserta yang dilarang mengikuti event selanjutnya akibat melanggar batas waktu, Pramono menegaskan bahwa tidak ada kebijakan blacklist atau pelarangan secara resmi. Namun, ia menekankan bahwa aturan tetap berlaku bagi semua peserta, tanpa pengecualian, demi menjaga keteraturan dan keadilan dalam kompetisi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Pemerintah Prancis meminta operator telekomunikasi bersiap blokir akses media sosial jika protes lanjutan berujung kerusuhan, dengan 1.000 orang ditahan dalam aksi Sabtu (24/10).
25 Oktober 2026

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Pemerintah menegaskan perlindungan ekosistem perairan harus dimulai dari pelestarian lahan, melalui pendekatan terintegrasi dan partisipasi masyarakat.
25 Oktober 2026

Komdigi Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Konten AI Soal Karhutla
Komdigi membantah tudingan pembatasan informasi kebakaran hutan dan lahan melalui AI, menegaskan tidak pernah meminta platform memblokir konten dan menyerukan transparansi moderasi digital.
25 Oktober 2026

Singapura Siap Hadapi Gangguan Pasokan Gas
Perdana Menteri Singapura menegaskan kesiapan negara menghadapi pengurangan pasokan gas dari Indonesia, sambil menekankan pentingnya komitmen kontrak dan diversifikasi sumber energi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

GR Garage Ukir Prestasi di Kejurnas ITCR 1200 dan OMR 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

QJMotor Perluas Jaringan Dealer, Sasar Pertumbuhan Penjualan Ratusan Unit Bulanan
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

Honda Rilis Pikap Berbasis Triton untuk Pasar ASEAN
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

