821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Pemerintah Percepat Perbaikan
Data BPS menunjukkan 821.840 rumah di DKI Jakarta tidak layak huni, memicu peningkatan program bedah rumah hingga 10.300 unit pada 2026.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 09.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa sebanyak 821.840 unit rumah di wilayah DKI Jakarta termasuk dalam kategori tidak layak huni menurut data tahun 2026. Angka ini menjadi alarm bagi pemerintah dalam menangani kualitas hunian yang memadai bagi masyarakat. Penyebab utamanya meliputi struktur bangunan yang rusak, akses sanitasi buruk, serta kondisi lingkungan yang tidak mendukung kesehatan.
Dari total tersebut, Jakarta Barat mendominasi dengan 258 ribu rumah tidak layak huni, disusul oleh Jakarta Timur (189 ribu), Jakarta Utara (174 ribu), Jakarta Selatan (134 ribu), dan Jakarta Pusat (60 ribu). Angka-angka ini menunjukkan ketimpangan yang signifikan antar wilayah dan menjadi tantangan besar dalam perencanaan pembangunan permukiman berkelanjutan.
Menanggapi temuan tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki kondisi perumahan melalui program bedah rumah. Jumlah target perbaikan ditingkatkan drastis dari hanya 158 unit pada 2025 menjadi 10.300 unit di tahun 2026. Program ini akan dilaksanakan di lima kota administrasi serta wilayah Kepulauan Seribu, melibatkan kolaborasi dengan pemerintah provinsi setempat.
Saat meninjau langsung lokasi bedah rumah di Kampung, Ambon, Jakarta Barat, menteri menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepemimpinan tingkat nasional, menjadi fondasi utama dalam pencapaian tujuan tersebut. Dengan akses hunian layak yang baru mencapai 37,71 persen di DKI Jakarta—jauh di bawah rata-rata nasional 68,4 persen—percepatan program ini menjadi krusial untuk mewujudkan kesejahteraan dasar masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Pemerintah menegaskan transformasi energi nasional telah berjalan sesuai rencana, ditandai capaian produksi minyak dan elektrifikasi tinggi, serta percepatan hilirisasi.
25 Oktober 2026

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Menteri Pertahanan Ukraina melaporkan koneksi satelit Starlink tetap stabil bahkan saat digunakan pada kecepatan lebih dari 400 kilometer per jam.
25 Oktober 2026

Perbaikan Pemantauan Karhutla Berbasis Satelit Diumumkan Presiden
BNPB melaporkan perbaikan metode pemantauan karhutla menggunakan citra satelit dan operasi penyemaian es kering di lima provinsi prioritas kepada Presiden Prabowo.
25 Oktober 2026

Tito Dorong Akses Hunian Layak Lewat Reformasi Regulasi
Menteri Dalam Negeri tegaskan dukungan penuh terhadap program 3 juta rumah melalui penyederhanaan regulasi dan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

