Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

UNVR Catat Pertumbuhan Berkelanjutan Lima Kuartal

Unilever Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan dan laba lima kuartal berturut-turut, didukung strategi portofolio premium, merek SASSY, dan penguatan digital.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
UNVR Catat Pertumbuhan Berkelanjutan Lima Kuartal📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pada kuartal ketiga tahun ini menunjukkan tren positif yang berkelanjutan, dengan penjualan mencapai Rp8,9 triliun, naik 7,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan volume dasar sebesar 6,4%, menandai kelanjutan tren positif selama lima kuartal berturut-turut. Secara kumulatif hingga sembilan bulan 2026, penjualan mencapai Rp25,8 triliun, tumbuh 7,2% dari tahun lalu. Laba bersih dari operasi berkelanjutan melonjak 10,6%, melampaui kenaikan penjualan, meskipun tekanan inflasi masih berlanjut di sejumlah komoditas.

Pertumbuhan yang merata di seluruh lini bisnis dan saluran distribusi menjadi pilar utama kinerja ini. Perusahaan menekankan pentingnya eksekusi strategi yang konsisten, peningkatan daya saing produk, serta investasi yang disiplin pada prioritas utama. Presiden Direktur UNVR, Benjie Yap, menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan perkuatan fondasi bisnis secara struktural. Ia menyebut bahwa kenaikan volume dan laba yang lebih tinggi dari penjualan menunjukkan efektivitas transformasi yang telah dilakukan, termasuk penguatan merek dan peningkatan kualitas eksekusi di lapangan.

Strategi bisnis UNVR saat ini berfokus pada tiga pilar utama. Pertama, memperluas merek-merek yang dikategorikan sebagai "SASSY", dengan pendekatan berbasis sains, estetika, pengalaman sensoris, advokasi konsumen, dan relevansi bagi generasi muda. Merek seperti Sunsilk dan Rinso menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan ini meningkatkan daya saing dan pertumbuhan berkelanjutan. Kedua, memperkuat portofolio premium yang kini menempati 32% dari pasar dan tumbuh dua kali lebih cepat dibandingkan segmen utama. Lebih dari 70% bisnis premium UNVR mencatat kinerja unggul di pasar. Ketiga, memperbesar peran bisnis digital melalui pemasaran berbasis media sosial, live streaming, serta kemitraan afiliasi untuk memperkuat interaksi konsumen.

Upaya transformasi ini juga didukung oleh perbaikan operasional di bidang pengadaan, manufaktur, dan distribusi. Perusahaan memperluas cakupan distribusi langsung, meningkatkan layanan pelanggan, serta memperkaya portofolio produk. Transformasi struktural dalam biaya dan produktivitas telah membuka ruang untuk investasi lebih besar menuju pertumbuhan jangka panjang. Meski tekanan inflasi dari kawasan Timur Tengah diperkirakan masih berlanjut hingga 2027, UNVR optimistis bisa menjaga daya saing dan aksesibilitas produk melalui penyesuaian harga yang tepat, efisiensi operasional, dan investasi yang terukur.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya